Bacaini.ID, KEDIRI – Masyarakat dunia memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day/IWD) pada 8 Maret 2026. Momentum ini menjadi pengingat atas peran strategis perempuan dalam sektor usaha mikro dan ultra mikro yang menjadi komitmen pemerintah Indonesia.
Melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM), pemerintah mendukung kemandirian ekonomi perempuan prasejahtera. Hingga saat ini, PNM melalui program Mekaar tercatat telah memberdayakan lebih dari 22,9 juta perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia. Angka ini menegaskan posisi PNM sebagai salah satu lembaga pemberdayaan perempuan terbesar di dunia.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menyampaikan peningkatan jumlah nasabah tersebut bukan hanya sekadar pencapaian bisnis, melainkan bukti nyata bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi keluarga.
“Ketika perempuan diberdayakan melalui akses modal dan pendampingan berkelanjutan, dampaknya bukan hanya pada usaha mereka, tetapi juga pada kesejahteraan keluarga dan komunitas,” ujarnya.
Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) menjadi ujung tombak PNM dalam menciptakan ekosistem usaha berbasis komunitas. Selain pembiayaan tanpa agunan, PNM memberikan pendampingan berupa pelatihan usaha, pembiasaan budaya menabung, penguatan jejaring sosial antar-nasabah, hingga peningkatan literasi keuangan.
Pendekatan ini terbukti efektif menggerakkan perempuan untuk lebih percaya diri mengambil peran penting, baik dalam pengembangan usaha maupun dalam pengambilan keputusan keluarga, sebagaimana tercermin dari riset yang menunjukkan lebih dari 70% nasabah Mekaar menjadi pengambil keputusan keuangan keluarga.
PNM juga mencatatkan pencapaian penting dari sisi inklusi layanan, dengan lebih dari 73 persen pembiayaan berbasis syariah, yang memberi alternatif pembiayaan lebih inklusif bagi perempuan prasejahtera.
Sejumlah kisah sukses nasabah menunjukkan bagaimana akses pembiayaan skala kecil mampu mentransformasi kehidupan keluarga, mulai dari usaha rumahan yang berkembang, peningkatan pendapatan keluarga, hingga terciptanya lapangan kerja bagi lingkungan sekitar.
Peringatan Hari Perempuan Internasional tahun ini menjadi momentum bagi PNM untuk menegaskan kembali misinya, yakni menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya membantu perempuan memulai usaha, tetapi juga memastikan mereka naik kelas dan mencapai kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Penulis: Hari Tri Wasono





