• Login
Bacaini.id
Thursday, February 19, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jangan Asal Manis! Ini Rahasia Buka Puasa Aman agar Gula Darah Tetap Stabil

Penderita diabetes perlu strategi khusus saat berbuka agar gula darah tidak melonjak; simak pilihan takjil, menu utama, hingga dessert yang lebih aman selama Ramadan

ditulis oleh Editor
19 February 2026 15:03
Durasi baca: 5 menit
Menu buka puasa aman untuk penderita diabetes dengan nasi merah dan sayur

Bagi penderita diabetes, salah pilih menu bisa picu lonjakan gula darah. Simak panduan buka puasa aman agar tetap sehat selama Ramadan! (Foto AI/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Bagi penderita diabetes waktu berbuka puasa merupakan titik krusial. Hendaknya tidak menjadi momen ‘balas dendam’ setelah seharian penuh menahan lapar dan haus.

Sebab salah memilih menu bisa memicu lonjakan gula darah yang drastis, memicu lemas, pusing, bahkan komplikasi. Tidak heran, banyak orang dengan diabetes (diabetesi) merasa bingung: apa yang aman dimakan saat azan Magrib berkumandang?

Seperti diketahui, lonjakan gula darah saat berbuka puasa biasanya terjadi karena konsumsi makanan tinggi gula seperti sirup, kolak manis, atau teh manis hangat.

Setelah seharian tidak makan, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap asupan glukosa. Karena itu, pemilihan menu berbuka sebaiknya mengutamakan indeks glikemik rendah, tinggi serat, serta cukup protein agar kadar gula naik secara bertahap, bukan melonjak tajam.

Baca Juga:

  • Konsekuensi Mokel dalam Puasa Ramadan, Begini Hukum dan Cara Menebusnya
  • Hukum Mandi Besar Ramadan dan Bacaan Niatnya, Wajib atau Hanya Sunnah?
  • 10 Mitos Langka Tentang Puasa Ramadan

Menu ramah diabetes tidak harus mahal atau sulit ditemukan. Banyak pilihan makanan khas Indonesia yang tetap bisa dinikmati dengan pengaturan porsi dan cara pengolahan yang tepat.

Berikut pilihan menu dari takjil, menu utama hingga pencuci mulut atau cemilan yang aman untuk diabetes untuk buka puasa.

Takjil yang Aman agar Gula Darah Tidak Melonjak

Takjil berfungsi sebagai ‘pemanasan’ sebelum makan utama. Idealnya, diabetesi tidak langsung mengonsumsi makanan berat. Berikut pilihan takjil yang lebih aman.

• 1 butir kurma ukuran kecil

• Air putih hangat

• Sup bening bayam atau sayur asem tanpa tambahan gula

• Air kelapa muda murni (½ gelas, tanpa gula tambahan)

Kurma memang mengandung gula alami, tetapi juga memiliki serat dan mineral seperti kalium. Kuncinya ada pada porsi. Satu butir sudah cukup untuk membantu mengembalikan energi.

Alih-alih makan kolak, sup bening menjadi pilihan baik karena membantu rehidrasi tanpa lonjakan gula. Hindari gorengan sebagai pembuka karena tinggi lemak jenuh dan dapat memperberat kerja pankreas.

Strategi Menu Utama agar Buka Puasa Aman

Penderita diabetes tetap boleh makan nasi, namun sebaiknya memilih karbohidrat dengan indeks glikemik lebih rendah dan membatasi porsinya. Berikut karbohidrat yang lebih disarankan.

• Nasi merah

• Nasi putih dalam porsi kecil (sekitar ½ centong)

• Jagung rebus

• Ubi rebus (porsi kecil)

Protein khas Indonesia yang aman:

• Ikan kembung bakar

• Pepes ikan

• Ayam panggang tanpa kulit

• Tahu dan tempe kukus atau tumis minim minyak

Sayuran wajib setengah piring:

• Sayur asem

• Capcay kuah

• Tumis buncis dan wortel

• Lalapan segar

Prinsip ‘Isi Piringku’ bisa diterapkan: setengah piring sayur, seperempat protein, seperempat karbohidrat. Kombinasi serat dan protein membantu memperlambat penyerapan gula.

Food sequencing atau urutan makan juga dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa ke aliran darah. Dahulukan makan sayuran atau serat, kemudian protein, baru terakhir karbohidrat.

Hindari opor santan kental berlebihan, rendang berlemak tinggi, atau sambal dengan gula tambahan.

Dessert, Ramah Diabetes yang Tetap Nikmat

Ingin tetap menikmati manis? Pilih sumber gula alami dengan indeks glikemik lebih rendah. Berikut pilihan dessert yang lebih aman.

• Potongan apel atau pir

• Pepaya dalam porsi kecil

• Yogurt plain tanpa gula

• Dark chocolate 70% (1–2 potong kecil)

• Puding rendah gula

Hindari es buah dengan sirup, kolak pisang santan manis, atau minuman kemasan tinggi gula tambahan.

Menurut American Diabetes Association (ADA), pengaturan karbohidrat dan pemilihan makanan tinggi serat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Makanan dengan indeks glikemik rendah cenderung meningkatkan gula darah secara perlahan dibandingkan makanan tinggi gula sederhana.

Saat puasa, tubuh mengalami perubahan metabolisme. Jika saat berbuka langsung mengonsumsi makanan manis dalam jumlah besar, kadar gula bisa melonjak cepat lalu turun drastis, menyebabkan rasa lemas.

Tips Medis agar Puasa Tetap Aman bagi Diabetesi

• Jangan langsung makan besar, beri jeda 10–15 menit setelah takjil

• Makan perlahan dan kunyah dengan baik

• Hindari minuman manis berulang setelah tarawih

• Tetap minum obat atau insulin sesuai anjuran dokter

• Rutin memantau kadar gula darah

Puasa tetap bisa dijalani dengan aman oleh penderita diabetes, selama dilakukan dengan perencanaan menu yang tepat dan pengawasan medis.

Kunci utamanya bukan menghindari makan sepenuhnya, namun mengatur jenis dan porsinya secara bijak.

Ramadan bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga momentum untuk memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat dan terkontrol.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: makanan berbuka puasa
Via: makanan diabetes
Tags: buka puasa amandiabetesmenu diabetesramadan sehattips ramadan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Menu buka puasa aman untuk penderita diabetes dengan nasi merah dan sayur

Jangan Asal Manis! Ini Rahasia Buka Puasa Aman agar Gula Darah Tetap Stabil

Ilustrasi seseorang makan diam-diam saat puasa Ramadan

Konsekuensi Mokel dalam Puasa Ramadan, Begini Hukum dan Cara Menebusnya

Tangkapan layar isu yang dibahas Prabowo dengan 5 aktivis oposisi.

Prabowo Siap Habisi Perampok Negara, Said Didu: Kill or to be Killed

  • Gedung SDN Tlogo 2 Kanigoro yang masih digunakan 182 siswa

    Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In