• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Buruknya Menu MBG Bikin Geram, Warga Trenggalek Terima Buah Busuk

Jeruk berulat dan bau basi dalam paket Makan Bergizi Gratis di Trenggalek dikeluhkan penerima, SPPG janji evaluasi pemasok dan perbaikan menu

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
14 February 2026 12:50
Durasi baca: 2 menit
Paket MBG di Trenggalek dengan buah jeruk diduga busuk dan berulat

Warga Trenggalek mengeluhkan kualitas buah dalam paket MBG yang diduga tidak layak konsumsi (foto/ist)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Buruknya Menu MBG di Kabupaten Trenggalek kembali menuai sorotan. Warga penerima manfaat mengeluhkan buah jeruk berulat dan berbau basi dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi dapur Yayasan Al Mursyid.

Seorang warga penerima manfaat dari dapur Yayasan Al Mursyid di Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan mengungkapkan dugaan adanya buah yang tidak layak konsumsi dalam paket MBG.

Melalui warga bernama Sukamti disampaikan kalau buah jeruk yang diterima dalam paket MBG sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan berulat.

“MBG dari dapur Yayasan Al Mursyid, buah jeruknya sudah berbau basi dan di dalamnya ada ulat,” ungkapnya kepada wartawan Jumat (13/2/2026).

Baca Juga:

  • Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal
  • Diduga Keracunan MBG, Ratusan Siswa dan Guru SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Diare Massal

Bukan hanya mutu buah yang buruk. Sukamti juga menyoroti variasi menu MBG yang dinilai kurang beragam dan cenderung berulang.

Ia menyebut menu yang disajikan umumnya hanya berkisar tahu, tempe, telur, dan ayam, dengan sayur tumis jagung, sawi, kubis, atau wortel yang dinilai keras dan kurang layak.

“Variasi menu sangat kurang dan sudah lama dikeluhkan wali murid, tapi banyak yang tidak berani menyampaikan,” ungkapnya.

Sukamti juga mengaku baru saja memeriksa buah pir yang dibagikan dalam paket MBG dan mendapati kualitas yang tidak sesuai harapan.

Menanggapi keluhan tersebut, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Trenggalek, Neo Ordikla, memberikan klarifikasi.

Ia membenarkan bahwa paket MBG tersebut berasal dari Yayasan Al Mursyid dan didistribusikan pada Kamis, 13 Februari 2026.

Menurut Neo, pihak SPPG telah melakukan penyortiran bahan pangan saat diterima dari pemasok. Namun karena buah yang dibagikan bukan buah potong, indikasi kerusakan dari luar sulit terdeteksi.

“Analisis kami, buah tersebut sudah disortir saat datang. Karena bukan buah potong, mendeteksi busuk dari luar memang cukup sulit,” jelasnya melalui pesan singkat.

Meski demikian, Neo menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim terkait dan akan melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya terhadap pemasok buah.

“Kami akan mengevaluasi menu dan rantai pasok, terutama dari suplayer buah, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: buruknya menu mbg
Via: menu mbg
Tags: buah busukmakan bergizi gratisMBGSPPGtrenggalekyayasan Al Mursyid
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Muh Samanhudi Anwar bersama peserta Musorkot KONI Kota Blitar

Samanhudi Menang Ketua KONI Kota Blitar: Dilantik Monggo Ora Monggo

Ilustrasi kekerasan pada jurnalis. Foto: istimewa

Sikap Tempo Atas Penahanan Reporternya oleh Tentara Israel

Muh Samanhudi Anwar usai memenangkan pemilihan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

Samanhudi Menang Pemilihan KONI Kota Blitar, Sebut Harga Diri Putra Daerah

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In