Bacaini.ID, KEDIRI — Indonesia menjadi negara dengan coffee shop atau kedai kopi terbanyak di dunia meskipun China yang terbanyak branded coffee shop-nya.
Data dari Point of Interest (POI) terbaru mengungkap Indonesia memiliki 461.911 kedai kopi yang terdiri dari gerai kopi besar (branded) hingga warung kopi lokal kecil yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sedangkan China dalam laporan World Coffee Portal tercatat memimpin pertumbuhan kedai kopi berantai (branded coffee shop) hingga 18,4% dalam setahun terakhir.
Baca Juga: Gayengnya Mas Wali Kota Blitar Ngopi di Pasar Legi
Daftar Negara Dengan Pasar Kedai Kopi Terbanyak Dunia
• Indonesia
Indonesia menempati urutan pertama dengan lebih dari 461.000 kedai kopi. Menjamurnya bisnis kedai kopi ini didorong oleh budaya kopi lokal yang kuat.
Kedai kopi berfungsi sebagai ruang sosial utama bagi masyarakat, mulai dari warung kopi tradisional hingga kafe modern di area perkotaan.
• China
Ditempat kedua, China yang secara keseluruhan memiliki kedai kopi lebih dari 190.000 outlet. China merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat dan memegang rekor untuk kategori kedai kopi berantai (branded coffee shop) terbanyak.
Hingga akhir 2025, jumlah kedai kopi berantai di China mencapai sekitar 87.505.
• Amerika Serikat
Amerika Serikat berada di posisi ketiga secara global dengan sekitar 145.629 kedai kopi. Meskipun pertumbuhan kedai berantainya stabil, sekitar 40.000+ gerai, posisinya telah tergeser oleh ekspansi besar-besaran di pasar Asia.
• Vietnam
Menempati posisi keempat global dengan lebih dari 132.294 kedai kopi, yang menggabungkan tradisi kopi tetes lokal (Vietnam drip) dengan konsep modern.
Kafe-kafe lokal Vietnam menjadi favorit wisatawan mancanegara karena terkenal dengan interiornya yang unik.
• Korea Selatan
Berada di posisi ke lima dengan kedai kopi lebih dari 100.000 gerai. Korea Selatan dikenal memiliki kepadatan kedai kopi yang sangat tinggi terutama di Seoul. Persaingan bisnis kopi menjadi ketat di kota tersebut.
• Thailand
Meskipun secara statistik kalah dari Indonesia, Thailand sebagai salah satu ekosistem kopi paling dinamis di Asia karena integrasi yang kuat antara petani lokal, penyangrai (roaster), dan kedai kopi modern.
Sejumlah 96.969 kedai kopi tersebar di seluruh wilayah Thailand.
• Brasil
Dikenal sebagai produsen kopi terbesar dunia namun pertumbuhan kedai kopi Brasil berada di posisi ke-7 dunia. Lebih dari 85.000 kedai kopi ada di Brasil tidak sebanyak negara-negara lain di atas. Hal ini bukan tanpa alasan, di Brasil kopi bukan menjadi gaya hidup namun kebutuhan dasar.
Brasil memiliki budaya ‘Cafezinho’: kopi sering disediakan secara gratis di pom bensin, restoran, hingga lobi bisnis sebagai simbol keramahtamahan, sehingga masyarakat tidak merasa perlu pergi ke kedai kopi khusus hanya untuk secangkir kopi.
• Jepang
Lebih dari 75.000 kedai kopi tersebar di Jepang. Meskipun secara kuantitas coffee shop-nya tidak masuk dalam 5 besar, namun Jepang menjadi salah satu pasar kopi terpenting di dunia dengan budaya kafe yang sangat unik, memadukan tradisi kedai kopi klasik (Kissaten) dan gelombang kopi modern (Third Wave Coffee).
Bahkan Jepang menjadi kiblat standar kualitas kopi bagi barista di seluruh dunia.
• Filipina
Berada di posisi ke-9, Filipina memiliki lebih dari 60.000 kedai kopi. Filipina saat ini menjadi pusat ekosistem kafe modern yang terus berkembang, didorong oleh perpaduan antara kecintaan pada merek global dan kebanggaan atas kopi produksi lokal.
• Meksiko
Lebih dari 55.000 kedai kopi tersebar di Meksiko dan diperkirakan semakin tumbuh pesat seiring dengan pergeseran gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin menggemari budaya kopi di luar rumah.
Baca Juga: Pemuda Blitar Kembangkan AI di Pasar Legi, Siapa Minat?
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





