• Login
Bacaini.id
Saturday, May 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

3 Tanaman Herbal Rumahan yang Kerap Dianggap Gulma

Mulai tapak liman, bayam duri hingga beluntas sering dianggap gulma. Padahal tanaman herbal yang berkhasiat untuk kesehatan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
9 January 2026 10:22
Durasi baca: 4 menit
tanaman herbal

Tanaman herbal yang sering dianggap gulma (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Tanaman herbal yang tumbuh di sekitar rumah tangga seringkali dipandang sebelah mata. Bahkan kerap dicabut karena dinilai sebagai tanaman yang mengganggu (gulma).

Padahal banyak di antaranya merupakan tanaman herbal dengan khasiat yang telah dikenal lama. Banyak yang dilupakan seiring ketergantungan masyarakat pada obat modern.

Banyak orang mencari bahan herbal jauh ke pasar atau toko kesehatan, tanpa menyadari bahwa daun, batang, hingga akar tanaman yang dicari ada di halaman sendiri.

Berikut beberapa tanaman herbal yang banyak ditemui di pekarangan rumah beserta khasiatnya.

Baca Juga: Obat Kuat Viagra Bisa Atasi Risiko Alzheimer? Ini Faktanya

Tapak Liman (Elephantopus scaber)

Di Sumatera tumbuhan ini disebut ‘Lape-lape tanah’, orang Madura menamainya ‘Talpak tana’, ada juga yang menyebutnya sebagai ‘Tutup bumi’.

Tumbuhan ini juga memiliki julukan sebagai ‘Viagra Jawa’ karena khasiatnya untuk stamina pria.

Tapak liman mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang memberikan efek farmakologis bagi kesehatan.

Seluruh bagian tumbuhan ini bermanfaat kesehatan, baik itu daun, batang maupun akarnya. Kandungan stigmasterol yang ada dalam tapak liman dipercaya mampu membentuk hormon progesteron dan memicu gairah seksual.

Dari sinilah ia mendapat julukan ‘viagra Jawa’. Berikut manfaat herbal tapak liman.

• Membantu meredakan gejala flu, batuk, dan tenggorokan gatal. Kandungan saponinnya berfungsi sebagai ekspektoran (pengencer dahak).

• Anti-inflamasi dan analgesik, meredakan nyeri menstruasi, peradangan, serta menurunkan demam.

• Membantu mengatasi masalah keputihan dan nyeri selama siklus haid.

• Kandungan flavonoid dan polifenol di dalamnya berperan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas dan membantu pencegahan kanker atau penyakit jantung.

Menurut ahli herbal dr. Kintoko, dosis dan takaran untuk membuat jamu dari tapak liman adalah dengan merebus satu genggam tapak liman (daun, batang dan akarnya) dengan 600ml air hingga tersisa separuh (300ml).

Saring dan minum selagi hangat, satu gelas setiap hari. 

Baca Juga: Ini 10 Makanan Untuk Pria yang Gampang Lemes

Bayam Duri (Amarantus spinosus)

Sering ditemukan di tanah kosong bersama rerumputan. Bayam duri sering disepelekan karena dianggap sebagai gulma dan kurang enak untuk disayur.

Bayam duri dikenal kaya akan nutrisi dan senyawa bioaktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

• Mengontrol gula darah, ekstraknya membantu menstabilkan gula darah melalui optimasi insulin. Namun perlu diingat untuk menghindari konsumsi bersama obat antidiabetes kimia.

• Kandungan zat besinya yang tinggi sangat baik untuk menambah sel darah merah, mengatasi anemia.

• Bayam duri juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan pernapasan. Secara tradisional bisa digunakan untuk mengobati diare dan gejala TBC.

• Senyawa flavonoidnya teruji memiliki efek pereda nyeri yang setara dengan obat asetosal. Menjadi analgesik alami untuk mengatasi capek-capek atau kelelahan.

Cara memanfaatkan bayam duri untuk kesehatan adalah dengan memilih daunnya yang masih muda sebanyak satu genggam, bersihkan durinya.

Setelah dicuci bersih, rebus sampai daun layu. Daun yang sudah direbus ini bisa langsung dikonsumsi sebagai lalapan. Konsumsi daun bayam duri 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal. 

Baca Juga: Napi Lapas Blitar Diduga Dianiaya Hingga Koma

Beluntas (Pluchea indica)

Tanaman ini seringkali dijadikan pagar hidup di perkampungan desa. Sejak dulu beluntas dikenal sebagai bahan lalapan dan jamu tradisional.

Namun, seiring waktu kepopuleran beluntas sebagai herbal mulai memudar. Beberapa manfaat beluntas di antaranya.

• Menghilangkan bau badan dan mulut. Kandungan antibakterinya efektif menekan pertumbuhan kuman pada keringat dan rongga mulut.

• Beluntas juga baik untuk kesehatan pencernaan. Membantu menurunkan keasaman lambung, mengatasi mual, serta membantu masalah keputihan pada wanita.

• Untuk kesehatan rahim. Dipercaya dapat membantu mencegah gangguan rahim dan menjaga keseimbangan mikroflora vagina.

• Penelitian terbaru tahun 2025 menunjukkan efektivitasnya dalam membantu menurunkan kadar gula darah.

• Beluntas juga dikenal sebagai pereda nyeri. Digunakan secara tradisional untuk meredakan nyeri sendi, rematik, dan sakit pinggang.

Cara mengonsumsi beluntas untuk mendapatkan manfaat kesehatan juga terbilang mudah. Pilih daun beluntas yang masih muda dan bagus sebanyak 7 sampai 10 lembar, cuci bersih.

Masukkan dalam gelas kemudian tuang dengan air panas seperti membuat teh. Tunggu beberapa saat, minum selagi hangat.

Waktu terbaik untuk minum teh beluntas adalah pagi setelah sarapan dan lakukan rutin 3 sampai 4 kali seminggu.

Daun beluntas juga dapat dikonsumsi langsung sebagai lalapan secara rutin. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: tanaman obat herbal
Via: obat herbal
Tags: bacaini.idobat herbaltanaman herbal
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petugas KAI Daop 7 Madiun bersama komunitas railfans menggelar kampanye anti pelecehan seksual di area stasiun kereta api

KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun dan Kereta

Ilustrasi minuman sole water, baking soda dan makanan fermentasi sebagai tren kesehatan viral di media sosial

Tren Kesehatan Viral di Media Sosial, Mana yang Fakta dan Sekadar Hype?

Mohammad Trijanto saat memberikan pernyataan terkait pengunduran diri dari pencalonan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

Mohammad Trijanto Mundur dari Bursa Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030, Bebaskan Dukungan 14 Cabor

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Polri 2026, Dirreskrimum Polda Jatim Diganti Kombes Roy Hutton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Murdaya Poo Alumni GMNI Asal Blitar, Marhaeinis Konglomerat Rp20 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In