• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gaya Hidup Makin Modern, Gus Qowim Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan

ditulis oleh Redaksi
19 November 2025 02:29
Durasi baca: 2 menit
Gaya Hidup Makin Modern, Gus Qowim Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Gaya Hidup Makin Modern, Gus Qowim Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Gerakan Deteksi Dini Kanker Rahim dan Kanker Payudara, Rabu (19/112025) di RSUD Kilisuci. Acara ini menjadi momentum mengajak perempuan di Kota Kediri agar melakukan deteksi dini terhadap kesehatannya.

“Acara ini untuk membangun masyarakat Kota Kediri yang sehat. Dimana deteksi kanker leher rahim dan kanker payudara ini menjadi hal yang penting. Agar ketika ada yang terdeteksi dapat tertangani dan tidak sampai ke stadium lanjut,” ujarnya.

Gus Qowim menjelaskan gaya hidup masyarakat yang berubah, banyaknya varian makanan yang muncul dan tidak memenuhi nutrisi, kurangnya aktifitas fisik, serta mudah terpapar polusi dan radikal bebas dapat menjadi pemicu penyakit kanker. Dimana kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, selain stroke dan jantung. Berdasarkan data Pusat Observasi Global atau Globocan pada tahun 2022  terdapat lebih dari 408.661 kasus baru dan hampir 242.099 kematian di Indonesia. Dari jumlah tersebut, kematian tertinggi salah satunya diakibatkan oleh kanker payudara dan kanker leher rahim. Yang mana kedua penyakit tersebut identik dengan perempuan.

“Melihat kondisi tingginya angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks pada penduduk Indonesia maka dianggap perlu untuk melakukan pemahaman pada masyarakat. Salah satunya adalah tindakan penemuan kasus secara cepat dengan melakukan deteksi dini kanker leher rahim melalui metode HPV DNA serta penatalaksanaan secara tepat,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Kediri menyampaikan apresiasi atas diadakannya kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional. Diharapkan ada serangkaian upaya dan terobosan bersama untuk mengedukasi masyarakat. Serta meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian individu untuk mau dan mampu melakukan pencegahan kanker. Untuk itu, perlu adanya kolaborasi dan kerja sama yang baik antara OPD, kelompok masyarakat serta organisasi perempuan yang ada di Kota Kediri. Agar meningkatkan capaian pemeriksaan deteksi dini.

“Saya juga salut atas antusiasme Ibu-ibu yang ikut serta dalam kegiatan deteksi dini dimana ini menjadi penanda bahwa panjenengan semua semakin peduli akan kesehatan pribadi dan menyayangi diri sendiri. Mengingat peranan perempuan di dalam rumah tangga itu cukup besar. Jadi sebisa mungkin, panjenengan juga harus memerhatikan diri sendiri terlebih dahulu,” ungkapnya.

Gerakan deteksi dini ini diikuti oleh masyarakat Kota Kediri, khususnya perempuan. Tak hanya mengikuti rangkaian pemeriksaan, para peserta juga diberikan materi mengenai kesehatan oleh dokter spesialis obsetri dan ginekologi Menot Agung Saptono.

Turut hadir, Plt Kepala Dinas Kesehatan Fahmi Adi, Direktur RSUD Kilisuci Hamida, dan tamu undangan lainnya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In