• Login
Bacaini.id
Thursday, January 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dua Kelurahan Disiapkan Untuk Urban Farming, Mbak Wali Lakukan Peninjauan

ditulis oleh Redaksi
24 October 2025 20:12
Durasi baca: 2 menit
Dua Kelurahan Disiapkan Untuk Urban Farming, Mbak Wali Lakukan Peninjauan. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Dua Kelurahan Disiapkan Untuk Urban Farming, Mbak Wali Lakukan Peninjauan. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan peninjauan kesiapan lokasi yang akan digunakan untuk Urban Farming, Jumat (24/10/2025). Ada dua lokasi yang disiapkan, yakni berada di Kelurahan Bandar Kidul dekat GOR Jayabaya dan yang ada di Kelurahan Mrican, tepatnya di dekat PSDKU Universitas Brawijaya Kediri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk mendorong pemanfaatan lahan perkotaan agar lebih produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Peninjauan lahan ini dilakukan untuk pengembangan urban farming. Selama ini kebutuhan masyarakat terhadap sayur-mayur seringkali dipasok dari luar daerah. Ke depan, kita ingin masyarakat Kota Kediri tidak perlu lagi membeli sayur dari luar, tapi cukup dari dalam kota sendiri. Kalau di tiap kelurahan ada urban farming, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan sayur mayur masyarakat Kota Kediri,” jelas Mbak Wali.

Lebih lanjut, Wali Kota termuda ini juga menegaskan bahwa keberadaan urban farming di tiap kelurahan juga dapat mendukung kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyiapkan Makan Bergizi Gratis. “Kita tahu setiap minggu atau bulan pasti ada SPPG yang membutuhkan bahan makanan seperti beras, sayur dan lainnya. Kalau kita punya urban farming, SPPG tidak perlu lagi membeli bahan makanan tersebut dari daerah lain, tapi bisa langsung disuplai dari masing-masing kelurahan yang memiliki urban farming,” jelasnya.

Terkait pengelolaan urban farming, Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa saat ini masih dilakukan kajian agar sistem yang diterapkan ke depan bisa memberikan manfaat bagi semua pihak. “Kita masih mengkaji model pengelolaannya, supaya bisa menguntungkan bagi masyarakat maupun Pemerintah Kota Kediri. Ini juga menjadi salah satu upaya kita untuk meningkatkan PAD. Kami juga sudah menghimbau kepada para lurah, agar di masing-masing kantor kelurahan bisa mengembangkan urban farming. Selain itu, para camat juga kami minta minimal menyiapkan dua lahan untuk urban farming di wilayahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Un Achmad, menuturkan bahwa lahan yang disiapkan untuk urban farming di Kelurahan Mrican luasannya sekitar 2 hektare, sedangkan lahan yang ada di Kelurahan Bandar Kidul memiliki luas sekitar 1 hektare. Saat ini pihaknya masih mengkaji luasan ideal yang dibutuhkan untuk pengembangan urban farming, karena Wali Kota Kediri menghendaki konsep yang tidak hanya sebatas produksi sayur, tetapi juga menjadi kebun edukasi dan rekreasi terpadu.

“Harapannya, di kawasan tersebut akan tersedia area penanaman sayur, sistem hidroponik, kolam ikan, hingga kafe yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana produksi, edukasi, sekaligus rekreasi. Saat ini Mbak Wali juga meminta agar setiap kecamatan menyiapkan minimal dua lahan yang dapat digunakan untuk pengembangan urban farming,” terang Un Achmad.

Turut mendampingi, Pj Sekretaris Daerah Ferry Djatmiko, Kepala BPPKAD Sugeng Wahyu Purba Kelana, Camat Mojoroto Abdul Rahman, Lurah Bandar Kidul Hero Sudarmawan, dan Lurah Mrican Johan Firdaus. (ADV PKP)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediriUniversitas Brawijayaurban farmingvinanda
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

limbah peternakan ayam blitar

Danantara Putus Mata Rantai Kartel Industri Peternakan Ayam Indonesia

Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: istimewa

Menteri Keuangan Mutasi Sejumlah Pejabat Eselon II

Ilustrasi IHSG. Foto: istimewa

Ramai Berita MSCI Picu Anjloknya Saham, Ini Penjelasan Sederhananya

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curhat Ressa di Podcast Denny Sumargo Bikin Publik Berbalik Serang Denada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In