• Login
Bacaini.id
Saturday, June 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kemas Ritual Warisan Budaya Tak Benda di Blitar Agar Lebih Menarik

Pemerintah Kabupaten Blitar menilai acara ritual jamasan Gong Kiai Pradah perlu mendapat sentuhan inovasi

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
7 October 2025 02:14
Durasi baca: 2 menit
Jamasan warisan budaya tak benda gong kiai pradah

Bupati blitar Rijanto dalam acara jamasan warisan budaya tak benda gong kiai pradah (foto/ist)

Bacaini.ID, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar memikirkan pengelolaan lebih serius terhadap warisan budaya tak benda pusaka gong Kiai Pradah.

Meskipun tradisi siraman atau jamasan gong Kiai Pradah kenyataannya tidak pernah sepi. Selalu menarik animo masyarakat.

Yang hadir menyaksikan ritual siraman gong Kiai Pradah diketahui datang dari mana-mana. Bukan hanya  warga Kabupaten Blitar.

Begitu juga pada tahun 2025 ini. Namun keramaian ritual tradisi budaya yang menggerakkan roda ekonomi kerakyatan itu dinilai belum cukup.

“Siraman gong tidak boleh hanya berhenti sebagai rutinitas,” kata Eko Susanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar belum lama ini.

Disbudpar Pemkab Blitar melihat kemasan acara ritual jamasan Kiai Pradah sebagai salah satu poin penting yang perlu dioptimalisasi.

Kemudian penataan kawasan penyelenggaraan ritual jamasan. Termasuk inovasi yang tidak boleh berhenti, harus terus dilakukan.

Disbudpar juga menyoroti penataan lokasi pedagang kaki lima (PKL), kebersihan serta perlu diperbanyak event-event pendukung.

“Tujuannya agar pendukung mendapat pengalaman yang lebih lengkap,” ungkap Eko.

Sebagai warisan tak benda, Disbudpar berfikir tentang investasi dalam penyelenggaraan ritual jamasan. Ada perputaran uang yang lumayan besar selama acara.

Dengan kemasan yang lebih baik diharapkan dapat lebih meningkatkan kunjungan wisatawan. “Kemasan lebih baik akan membuat kunjungan wisatawan meningkat,” jelas Eko.  

Kekuatan ritual tradisi siraman pusaka Gong Kiai Pradah terletak pada keyakinan akan tuah air bekas jamasan. Air yang selalu diperebutkan ribuan orang.

Pada sisi lain Gong Kiai Pradah merupakan pusaka pada era awal berdirinya Kerajaan Mataram Islam.

Bupati Blitar Rijanto mengapresiasi animo masyarakat yang nyaris tidak pernah sepi. Setiap tahun selalu ramai.

Bahkan pada tahun 2025 ini terjadi peningkatan signifikan. Partisipasi UMKM juga lebih besar, termasuk penataan acara yang lebih rapi.

Ritual rutin tahunan merupakan bagian dari upaya Pemkab Blitar melestarikan kebudayaan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Pemerintah daerah memastikan tradisi ini menjadi motor penggerak pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Rijanto. (*)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: blitargong kiai pradahjamasansiraman gong kiai pradahwarisan budaya tak benda
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi seseorang menikmati waktu menyendiri sambil membaca buku sebagai gambaran hubungan kecerdasan dan interaksi sosial

Benarkah Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri dan Tak Butuh Teman? Ini Faktanya

konten kreator membuat konten media sosial dengan ikon Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai syarat legalitas usaha digital mulai 2026

Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB, Ini Untungnya

tradisi gotong royong masyarakat Indonesia berupa jimpitan di Jawa, marsialapari suku Batak, dan mapalus suku Minahasa sebagai bentuk solidaritas sosial komunal

Tradisi Gotong Royong Nusantara: Jimpitan, Julu-Julu, Mapalus yang Masih Bertahan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In