Bacaini.ID, JEMBER – Toilet umum di kawasan Alun-Alun Jember Nusantara kembali jadi sorotan. Fasilitas yang baru diresmikan akhir 2024 itu beberapa kali mengalami kerusakan parah. Mulai dari kran air patah, wastafel rusak, hingga urinoir dan saluran air tak berfungsi.
Menurut Rudi Rahmawan, Kepala Bidang PSU Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember, kerusakan itu bukan disebabkan mutu bangunan.
“Kalau pemakaian normal, nggak mungkin rusaknya separah itu. Kami yakin ini karena vandalisme,” ujarnya, Senin (22/9/2025).
Padahal, sistem pengawasan sudah berjalan tiga shift. Pagi ada 11 petugas kebersihan, siang dan sore 6 orang, serta malam hanya 2 petugas dan satu supervisor.
“Nah, saat malam inilah sering terjadi, karena area tidak terpantau penuh,” tambahnya.
Beruntung, toilet masih dalam masa garansi, jadi kerusakan ringan bisa segera diperbaiki pihak kontraktor.
Kompleks Alun-Alun sendiri dikerjakan tiga pihak berbeda yakni PT Joglo Multiayu untuk bangunan utama, CV Sudut untuk menara air, dan PT Wiratama Graha Raharja untuk layar digital.
Sebagai langkah antisipasi, DPRKPCK akan memasang kamera pengawas (CCTV) di titik rawan. Harapannya, kamera bisa merekam pelaku sekaligus membantu memantau kinerja petugas.
Rudi mengingatkan, menjaga fasilitas publik bukan cuma tugas pemerintah. “Alun-alun ini dibangun dengan anggaran besar. Jangan rusak hanya karena ulah segelintir orang. Mari sama-sama jaga,” tegasnya.
Penulis : Mega





