• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 5, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ladang Ganja di Blitar Terungkap Subur, 1 Pohon Rp 300 ribu

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
12 September 2025 18:56
Durasi baca: 3 menit
Polres Blitar Kota mengungkap ladang ganja di Blitar

Polres Blitar Kota melakukan gelar perkara kasus ladang ganja di Krisik Gandusari Kabupaten Blitar (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, BLITAR – Polres Blitar Kota membeberkan kasus ladang ganja di Dusun Tirtomoyo Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Jawa Timur.

Di ladang ganja yang digerebek petugas kepolisian itu, sebatang pohon ganja hidup dijualbelikan dengan harga Rp 300.000.

Pohon-pohon ganja dengan ukuran lumayan besar itu tumbuh subur di dalam pot polybag. Daunnya lebat. Kondisinya terawat.

Menurut Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, di ladang ganja itu terdapat 820 pohon ganja berbagai ukuran.

“Satu pohon ganja dijual Rp 300 ribu,” terang Kapolres Titus Yudho Uly menjelaskan pengungkapan kasus ladang ganja di Blitar kepada wartawan Rabu (10/9/2025).

Baca Juga: Kerusuhan di Blitar: Polisi Tetapkan 10 Tersangka dan Ungkap Ladang Ganja

Bersama penggerebekan ladang ganja Polres Blitar Kota mengamankan seorang laki-laki berinisial SA (38) warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari.

SA dikenal sebagai petani sayuran yang piawai bercocok tanam. Juga sopir pengangkut sayuran dari Blitar ke pasar Pujon Kabupaten Malang.

Di tengah kesibukannya sebagai petani, ia diam-diam membudidayakan tanaman ganja. Membuat ladang ganja di dekat rumahnya.

Mulai menyemai benih ganja hingga dipindah ke dalam pot-pot polybag, dilakukannya sendiri.

“Benih atau biji ganja diperoleh pelaku melalui belanja online,” terang Kapolres Titus.

Kamuflase cabai varietas baru

Budidaya ladang ganja di Desa Krisik yang ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut (MDPL) sudah berjalan 2 tahun.

Sebanyak 820 tanaman ganja hasil karya SA berkembang dengan berbagai ukuran. 340 pohon ganja di antaranya berukuran 12 cm.

Kemudian 278 pohon ganja berukuran 20 cm, 121 berukuran 15 cm, 3 berukuran 75 cm serta 2 pohon ganja berukuran 90 cm.

SA mengerjakan kegiatan cocok tanam di belakang rumah. Ia sengaja menghindari jalur lalu lintas dan pertanyaan warga.

Informasi yang dihimpun, sempat beberapa warga bertanya tentang tanaman yang sedang dibudidayakannya.

SA beralasan sedang menanam tanaman obat rumah tangga (jamu). Pada kesempatan lain ia mengatakan sedang membudidayakan cabai varietas baru.

Selain melayani dalam bentuk tanaman, SA juga melayani penjualan ganja kering siap pakai. Ia membandrol 5 juta per kilogramnya.

“Yang bersangkutan mengerjakan seluruh proses seorang diri,” terang Kapolres Titus.

Menurut Kapolres Titus, benih pohon ganja yang berkembang di Krisik Gandusari kemungkinan besar berasal dari luar Jawa.

Alam pegunungan Gandusari yang cenderung dingin ditengarai jadi faktor ladang ganja hasil budidaya pelaku mudah berkembang dan subur.

“Untuk asal ganja kemungkinan dari luar Jawa,” Pungkas Kapolres Titus.

Pengungkapan kasus ladang ganja di Blitar ini terjadi bersamaan dengan adanya aksi massa kerusuhan di Mapolres Blitar Kota 30-31 Agustus 2025.

Salah satu tersangka kerusuhan diketahui mabuk narkoba jenis ganja. Saat pemeriksaan terungkap ganja berasal dari Krisik Gandusari.

Sementara dalam giat pemberantasan narkoba itu Polres Blitar Kota juga mengamankan 8 orang tersangka kasus narkoba lain.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: blitarganjaladang ganjaladang ganja Blitarpohon ganjatanaman ganja
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Ladang Ganja di Rumah Kontrakan di Jombang Digerebek Polisi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kekerasan kepada anak. Foto: istimewa

Tips Memilih Daycare yang Aman untuk Anak

Ilustrasi suasana Kediri di malam hari.

Kediri, Kopi dan Malam yang Tak Lagi Sepi

Dua warga Kediri pasangan suami istri siri pelaku pembuat konten porno.

Pasutri Menjual Konten Porno: Ironi Digitalisasi dan Tekanan Ekonomi di Kediri

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In