• Login
Bacaini.id
Sunday, May 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dalam Pelarian DN Aidit Menulis Surat di Blitar

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
6 September 2025 17:08
Durasi baca: 3 menit
DN Aidit dalam pelariannya menulis surat di Blitar

Ketua CC PKI DN Aidit dalam pelariannya menulis surat di Blitar (foto/ist)

Bacaini.ID, BLITAR – Pada tanggal 6 Oktober 1965, Ketua Comite Central (CC) Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit berada di Blitar Jawa Timur.

Dipa Nusantara Aidit urung ke Bali. Ia melihat situasi yang tidak kondusif. Niatnya melanjutkan perjalanan ke Bali dibatalkan.

Dari Surabaya kembali ke Blitar yang merupakan salah satu kantong suara terbesar PKI di Jawa Timur. Bupati Blitar Sumarsono adalah kader PKI.

Di Blitar Jawa Timur, Aidit memutuskan menulis sepucuk surat untuk dikirimkan kepada Presiden Soekarno di Jakarta.

Di suratnya ia cerita garis besar peristiwa 30 September 1965. Tentang Tjakrabirawa yang menjemputnya. Tentang penangkapan anggota Dewan Jenderal.

Pada 1 Oktober 1965 Aidit melaporkan pergi ke Yogyakarta dengan pesawat yang sudah disiapkan Pangau (Panglima Angkatan Udara).

Pada 2 Oktober 1965 ia menuju Semarang untuk memberi instruksi kepada Comitte PKI Jawa Tengah.

Juga meminta Wakil Gubernur Jawa Tengah Sujono Atmo agar pemerintahan berjalan seperti biasa. Wagub Jateng Sujono merupakan kader PKI.

Kemudian bersama Lukman (pimpinan CC PKI), Aidit menuju Solo untuk bertemu Wali Kota Utomo Ramlan yang juga kader.

Aidit dalam suratnya melapor kepada Bung Karno berusaha mencegah pertempuran di antara pasukan Kodam Diponegoro Jawa Tengah.

“Mencegah bunuh-bunuhan sebagai akibat provokasi golongan komunistophobi dan Nasakomphobi,” tulisnya dalam buku Matinya Aidit Marsekal Lubang Buaya (1967).

Baca Juga: PKI Tumbuh Besar di Jawa Timur Bukan Karena Faktor Bung Karno

Aidit juga menyampaikan ingin menghadiri sidang Paripurna namun gagal karena pesawat AURI yang bisa membawanya ke Jakarta rusak.

Ia juga mengungkapkan pandangannya tentang peristiwa 30 September 1965. Aidit berpendapat G30S bukan kontrarevolusi.

Juga bukan gerakan yang ditujukan kepada Bung Karno. Ia menyebut gerakan 30 September 1965 adalah akibat salah urus dalam angkatan darat.

Aidit mengusulkan penyelesaian masalah Dewan Jenderal dan G30S sepenuhnya berada di tangan Presiden Soekarno.

Ia menyebut Bung Karno Paduka Yang Mulia, Panglima Tertinggi sekaligus Pemimpin Besar Revolusi.

Ia juga mengusulkan Bung Karno menghentikan pernyataan yang bersifat mengutuk Dewan Jenderal maupun G3OS. Juga melarang tuduh menuduh dan salah menyalahkan.

Mengusulkan semua alat revolusi terutama ABRI (sekarang TNI), orpol, ormas, koran, radio supaya bekerja seperti biasa kembali.

Juga mengusulkan masalah keamanan diserahkan kepada AKRI dengan dibantu oleh Front Nasional.

Surat DN Aidit untuk Bung Karno yang ditulis pada 6 Oktober 1965 di Blitar Jawa Timur ditutup dengan kata Wasalam dan Senantiasa.   

Pelarian DN Aidit berakhir. Pentolan PKI yang dikenal dengan ucapanya “Tiada Malam Tanpa Pagi” itu ditangkap Brigif 4 Kostrad pada 22 November 1965 di Solo.

Pasukan Brigif Kostrad di bawah komando Kolonel Yasir Hadibroto kemudian membawanya ke markas Boyolali. Di dekat sebuah sumur tua, DN Aidit dieksekusi.

Sebelum peluru militer menerjang tubuhnya, Aidit sempat meminta waktu untuk berpidato. Pekik teriakan “Hidup PKI” mengakhiri hidupnya.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: aiditAidit di BlitarAidit sembunyi di BlitarblitarDN Aiditpelarian DN AiditPKI
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petis khas Jawa Timur dalam wadah tradisional yang menjadi bumbu legendaris sejak era Majapahit

Sejarah Petis Jawa Timur, Bumbu Warisan Majapahit Sejak Abad ke-10

Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

Latihan squat untuk menjaga kesehatan otot bokong atau glutes

Otot Bokong Ternyata Pengaruhi Umur Panjang, Ini Penjelasan Ahli Kesehatan

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In