• Login
Bacaini.id
Thursday, May 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Wamen PPPA Puji Festival Egrang di Jember: Cara Seru Jauhkan Anak dari Kecanduan Gadget

ditulis oleh Redaksi
26 July 2025 18:53
Durasi baca: 2 menit
Wamen PPA RI Veronica Tan saat berkunjung ke Ledokombo

Wamen PPA RI Veronica Tan saat berkunjung ke Ledokombo

Bacaini.ID, JEMBER – Ada yang berbeda di Lapangan Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Sabtu (26/7/2025) kemarin. Ratusan anak-anak tampak asyik bermain egrang, saling menyemangati, tertawa lepas, dan jauh dari layar ponsel. Festival Egrang yang digagas komunitas Tanoker ini rupanya menyita perhatian nasional. Bahkan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronika Tan, datang langsung dan memberikan apresiasi tinggi.

Bagi Veronika, festival ini lebih dari sekadar ajang nostalgia permainan tradisional. “Kegiatan seperti ini penting untuk menghidupkan lagi interaksi sosial anak-anak. Mereka jadi punya ruang untuk bermain dan tumbuh sehat, bukan cuma terpaku pada gadget,” ucapnya.

Menurutnya, pandemi COVID-19 membuat kebiasaan anak berubah drastis. Mereka lebih akrab dengan layar dibanding guru atau buku. “Sekarang yang ngajarin anak-anak itu bukan orang tua atau guru, tapi algoritma. Itu yang bahaya kalau kita tidak dampingi,” katanya serius.

Sekolah Jangan Cuma Fokus Akademik

Wamen PPPA juga mengajak sekolah-sekolah agar tak melulu bicara soal nilai ujian. Permainan tradisional, katanya, bisa jadi media pembelajaran karakter dan kebugaran fisik.

“Anak-anak butuh ruang bermain. Gobak sodor, egrang, bentengan… itu semua membentuk kerja sama dan daya tahan. Ini perlu kita hadirkan lagi di sekolah-sekolah,” jelas Veronika.

Festival yang dihadiri ribuan orang itu memang terasa hidup. Selain parade budaya dan atraksi bambu, anak-anak hingga lansia ikut ambil bagian. Komunitas Tanoker yang menjadi penggerak kegiatan, sudah lama dikenal aktif memperjuangkan isu anak, pendidikan, dan pelestarian budaya.

Kekuatan Komunitas dari Desa

Veronika menyebut komunitas berbasis lokal seperti Tanoker sebagai ujung tombak ketahanan anak. Dari merekalah berbagai program bisa dijalankan—dari pelatihan parenting, melek hukum, sampai pemberdayaan ekonomi.

“Kalau kita ingin jaga anak-anak kita, ya harus kerja bareng. Kementerian saja nggak cukup. Perlu dukungan dari kampus, ibu-ibu PKK, kepala desa, semua,” tuturnya.

Festival Egrang di Ledokombo ini dinilai Veronika sebagai contoh nyata kekuatan gerakan dari bawah. Ia berharap gerakan seperti ini terus menyebar ke daerah lain, dan jadi bagian dari jalan menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis             : Mega

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi guru kecewa setelah direndahkan murid yang menawarkan uang Rp1 juta demi membeli kunci jawaban ujian

Viral Murid Tawar Guru Rp1 Juta untuk Kunci Jawaban, Penyebab Remaja Tidak Sopan Terungkap

Petugas memeriksa lokasi kebakaran toko di Desa Bandung Kecamatan Diwek Jombang yang diduga akibat lemparan bom molotov

Bom Molotov Diduga Penyebab Kebakaran Toko di Jombang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan istrinya. Foto: istimewa

Gubernur Kaltim Terlanjur Jaga Marwah, Ibu Kota Indonesia Tetap Jakarta

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In