• Login
Bacaini.id
Sunday, August 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pemkab Trenggalek Sidak Beras Oplosan ke Distributor

ditulis oleh Solichan Arif
18 July 2025 16:58
Durasi baca: 2 menit
Pemkab Trenggalek Sidak Beras Oplosan ke Distributor (foto/ist)

Pemkab Trenggalek Sidak Beras Oplosan ke Distributor (foto/ist)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek Jawa Timur menggelar inspeksi mendadak (sidak) terkait keberadaan beras oplosan.

Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomidag) Trenggalek mengecek sejumlah titik distribusi beras.

Petugas mendatangi gudang dan kios distributor beras, termasuk di area Pasar Basah Trenggalek.

“Kami mengunjungi beberapa lokasi gudang atau kios distributor untuk mengecek beras yang sudah dipublikasikan oleh pemerintah melalui Kementerian Pertanian terkait indikasi oplosan,” ujar Kepala Diskomidag Trenggalek Saniran Jumat (18/7/2025).

Petugas menemukan beras merek Fortune dan Kepala Lele. Dua mereka beras ini masuk daftar Kementerian Pertanian sebagai beras terindikasi oplosan.

Kendati demikian petugas hanya melakukan pendataaan. Sebab belum ada instruksi resmi dari pusat untuk dilakukan penarikan.

“Kami melakukan deteksi dini agar ada data dan informasi yang bisa kami laporkan ke Kementerian,” tambahnya.

Sementara dengan adanya isu beras oplosan, konsumen mulai beralih ke merek lain yang dipastikan aman.

Salah satunya adalah beras cap Koi dan beras lokal. “Di pasar basah hanya ditemukan beras Koi dan beras lokal. Konsumen kini banyak beralih ke beras cap Koi,” jelas Saniran.

Dwi Hariani, pemilik Toko Aloha di Trenggalek mengakui ada penurunan signifikan terhadap penjualan beras Fortune.

Sementara permintaan terhadap beras Koi melonjak tajam.

“Biasanya seminggu bisa keluar 8 ton sekarang seminggu cuma satu ton. Padahal kami jual Rp74.000 per 5 kilogram,” kata Dwi.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: beras koiberas oplosanpemkab trenggalek sidak beras oplosansidak beras oplosantrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi komunitas perempuan

Kenapa Perempuan Perlu Punya Komunitas? Karena Kita Tidak Harus Menjalani Semuanya Sendirian

Komunitas yoga di kantor redaksi Bacaini.ID

Yoga, Cara Menjaga Tubuh Tetap Bugar dan Pikiran Lebih Tenang

Muktamar ke-35 NU Jombang pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam 2026-2031

Pemilihan Ketum PBNU Disepakati Lewat Voting

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In