• Login
Bacaini.id
Monday, June 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Memahami Situationship, HTS yang Berpotensi Menguras Mental

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
17 July 2025 07:00
Durasi baca: 4 menit
Memahami Situationship, HTS yang Berpotensi Menguras Mental (foto ilustrasi/freepik)

Memahami Situationship, HTS yang Berpotensi Menguras Mental (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Situationship, istilah ini mungkin terdengar baru bagi sebagian orang.

Namun kenyataannya fenomena hubungan tanpa status ini makin sering terjadi.

Situationship atau di Indonesia lebih dikenal sebagai HTS, hubungan tanpa status, bukan hanya terjadi di kalangan anak muda.

Di era digital ini bahkan orang dewasa pun banyak yang terlibat dalam situationship.

Dekat dengan seseorang, menghabiskan waktu bersama, ngobrol intens, saling perhatian, namun tidak pernah benar-benar jelas status hubungan yang dijalani.

Menurut data Journal of Social and Personal Relationships, situationship menjadi fenomena relasi yang sedang naik daun di era modern, terutama di zaman di mana komitmen terasa makin berat untuk sebagian orang.

Apa Itu Situationship?

Situationship merupakan hubungan romantis yang berjalan tanpa kejelasan status.

Biasanya ada kedekatan emosional dan mungkin juga fisik, tapi tidak ada pembicaraan serius soal arah hubungan.

Beberapa ciri-cirinya:

• Saling peduli, tapi tidak pernah membicarakan komitmen.

• Sering menghabiskan waktu bersama, tapi statusnya menggantung.

• Ada perasaan sayang, tapi tanpa kesepakatan menjadi pasangan resmi.

Psikolog klinis Dr. Carla Manly menyebut, banyak orang memilih situationship karena takut gagal membangun hubungan serius atau trauma dengan hubungan sebelumnya.

Fenomena Situationship Makin Marak

Ada beberapa alasan kenapa situationship jadi tren:

• Banyaknya aplikasi kencan yang mempermudah orang bertemu, tapi sulit untuk berlanjut ke hubungan serius.

Ini juga termasuk media sosial yang membuat orang terhubung lebih dekat walaupun berjauhan atau tak kenal langsung.

• Takut patah hati atau trauma masa lalu. Sebagian orang memilih “jalanin aja dulu” daripada langsung masuk ke komitmen.

• Budaya modern yang serba fleksibel, bahkan dalam urusan asmara.

Dampak Situationship bagi Kesehatan Mental

Hubungan tanpa status ini sering dianggap lebih ringan dan tidak membebani.

Padahal dalam jangka panjang situationship bisa berdampak negatif pada psikologis, apalagi jika salah satu pihak menginginkan kejelasan tapi tidak mendapatkannya.

Berikut beberapa dampaknya:

• Kecemasan Berlebih

Orang yang terjebak di situationship sering mengalami kecemasan sosial. Dalam benaknya selalu muncul pertanyaan, “Aku ini siapa buat dia sebenarnya?”

• Penurunan Rasa Percaya Diri

Tidak adanya kejelasan membuat seseorang merasa tidak cukup layak untuk dijadikan pasangan. Hal ini bisa menurunkan harga diri secara perlahan.

• Kesulitan Move On

Karena tidak pernah benar-benar memiliki status resmi, proses mengakhiri hubungan pun menjadi lebih rumit.

Banyak orang akhirnya terjebak dalam lingkaran hubungan yang tidak selesai-selesai.

• Potensi Hubungan Toxic

Ketidakjelasan batasan bisa membuat hubungan ini berubah menjadi toxic.

Salah satu pihak bisa merasa di-PHP, diberi harapan palsu, sementara pihak lain merasa tidak salah karena merasa tidak ada status resmi.

Tip Hadapi Situationship

Tidak semua situationship harus dihindari, selama kedua belah pihak paham dan sepakat dengan kondisinya.

Namun jika salah satu pihak mulai merasa lelah dan butuh kejelasan, maka lebih baik membicarakan hal ini secara terbuka.

Agar tidak merasa terjebak dalam situationship, ini yang harus dilakukan:

• Bicarakan ekspektasi sejak awal. Beri batasan jelas apakah hubungan tersebut hanya sebatas dekat atau proses penjajakan untuk lebih serius.

• Berani bertanya, “Kita ini mau ke mana?”

• Jika jawabannya tidak jelas, putuskan: lanjut atau berhenti.

• Jaga batasan agar hubungan tidak berlarut-larut di situasi abu-abu.

Di era modern, banyak orang memilih hubungan tanpa status karena terasa lebih ringan.

Namun, situationship yang terlalu lama bisa membuat lelah secara emosional.

Jangan ragu untuk membicarakan batasan dan harapan agar hubungan tetap sehat, baik bagi diri sendiri maupun pasangan.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: fenomena situationshipHTShubungan tanpa statussituationship
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Seseorang memegang secangkir kopi sambil mengantuk saat bekerja di depan laptop

Kenapa Tetap Mengantuk Meski Minum Kopi? Ini Penjelasannya

Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba mendukung aksi damai yang menuntut evaluasi total Program Makan Bergizi Gratis di Kota Blitar

Wawali Blitar Dukung Evaluasi Total MBG, Elim Tyu Samba: Bukan Dihentikan

layanan streaming Spotify dengan siluet musisi Indonesia dan peta dunia yang menggambarkan mayoritas royalti berasal dari pendengar luar negeri

60% Royalti Musisi Indonesia dari Pendengar Luar Negeri

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In