• Login
Bacaini.id
Saturday, February 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mbak Wali dan Wagub Jatim Dampingi Menko PMK dan Menteri PPPA Tinjau PKG di Pondok Pesantren

ditulis oleh Redaksi
13 July 2025 21:57
Durasi baca: 3 menit
Mbak Wali dan Wagub Jatim Dampingi Menko PMK dan Menteri PPPA. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Mbak Wali dan Wagub Jatim Dampingi Menko PMK dan Menteri PPPA. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Paratikno dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi meninjau pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Lokasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini ada di Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Minggu (13/7/2025). Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) ini dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

PKG yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri ini menyasar para santri putri yang berjumlah kurang lebih 500 santri. Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, gula darah, gigi, telinga, mata dan lainnya.

Menko PMK Pratikno mengucapkan terima kasih karena diberikan kesempatan untuk sowan ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Jadi pemerintah memiliki program Pemeriksaaan Kesehatan Gratis. Program ini sudah dilaunching sejak bulan Februari lalu. PKG berbasis ulang tahun sudah berjalan. Lalu saat ini masuk PKG di sekolah-sekolah. Saat ini total orang yang sudah mengikuti PKG ini mencapai 12 juta orang. Sekarang masuk ke pesantren, madrasah, sekolah yang akan semakin luas sasarannya. “Pekan ini mulai di pesantren-pesantren. Kemudian ada sekolah rakyat yang sudah mulai di Cibinong. Nanti pada bulan Agustus PKG untuk sekolah negeri dan swasta di bawah Kemendikdasmen serta madrasah yang ada di bawah Kemenag,” ujarnya.

Menko PMK mengungkapkan PKG ini adalah bagian dalam membangun sumber daya manusia unggul. Dimana salah satu basisnya adalah kesehatan. Oleh karena itu, diharapkan deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyakit dan pola hidup sehat. Agar anak-anak Indonesia menjadi SDM unggul. Yakni sehat, berakhlak mulia, cerdas, terampil, serta kontributif di masyarakat, bangsa, dan negara. “Pesan saya kepada para santri, jaga kesehatan fisik secara baik, belajar serius, taat dengan para pengasuh dan terus ikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar kita bisa membantu kemajuan Indonesia dan juga bisa berkontribusi untuk kemanusiaan,” pesan Menko PMK.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyampaikan kebanggaannya bisa hadir di tengah generasi muda yang diproyeksikan menjadi pemimpin masa depan, terutama menjelang Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dan berakhlak mulia, dan menyebut bahwa potensi tersebut salah satunya ada di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap anak-anak Indonesia, dengan prioritas program yang berfokus pada peningkatan kualitas dan kesehatan generasi muda. Ia mengajak para santri untuk bersyukur karena telah ditempatkan oleh orang tua mereka di lingkungan terbaik untuk menimba ilmu dan membentuk karakter.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Menko PMK dan Menteri PPPA dalam rangka memgawal PKG ini. Hal ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat dalam membangun manusia Indonesia dari pondok pesantren. Tempat dimana ilmu, nilai dan akhlak ditanamkan sejak dini. “Terima kasih telah memilih Kota Kediri. Program ini sangat baik untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali ini mengatakan siap mendukung program-program dari pemerintah pusat. Termasuk salah satunya program PKG ini. Sejak bulan Februari Pemkot Kediri juga telah memulai program PKG bagi warga yang sedang berulang tahun. Sudah berjalan di 9 Puskesmas yang ada di Kota Kediri. “Kami siap menyukseskan program dari pemerintah pusat. Apalagi ini untuk meningkatkan kualitas SDM kita. Dimana nanti terwujud Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Turut hadir, KH. Anwar Manshur, KH. An’im Falahudin Mahrus, Muhammad Abdurrahman Al Kautsar, Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi, Sesmenko PMK Imam Mahdi, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukadiono, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK Ojat Darojat, Staf Khusus Menko PMK Ulun Nuha, Staf Khusus Menteri PPPA Patimasang, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Asisten Deputi Olahraga Pendidikan, Kementerian Pemuda dan Olahraga Supeni Pudyastuti, Direktur Pondok Pesantren Kementerian Agama Basnang, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Ahsanul Haq, Sekda Kabupaten Kediri Mohammad Solikin, Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra, dan tamu undangan lainnya. (ADV PKP)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paket MBG di Trenggalek dengan buah jeruk diduga busuk dan berulat

Buruknya Menu MBG Bikin Geram, Warga Trenggalek Terima Buah Busuk dari Dapur Yayasan

Donasi buku untuk anak-anak dalam gerakan literasi global

Tidak Suka Hari Valentine? 14 Februari Juga Diperingati Hari Pemberian Buku Internasional

Jalan Dhoho Kediri tertutup abu vulkanik Kelud

Nostalgia Erupsi Kelud 2014: Malam Mencekam, Kediri Lumpuh, Yogyakarta Gelap

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In