• Login
Bacaini.id
Saturday, February 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Viral di Medsos, Wali Kota Kediri Datangi Warganya Yang Miskin

ditulis oleh
22 October 2020 18:14
Durasi baca: 2 menit
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berbincang dengan Mbah Sumirah. Foto: Pemkot

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berbincang dengan Mbah Sumirah. Foto: Pemkot

KEDIRI – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mendatangi rumah Mbah Sumirah di Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Rumah Mbah Sumirah viral di media sosial lantaran kondisinya yang memprihatinkan.

Kedatangan Abu Bakar ke rumah Mbah Sumirah, Kamis 22 Oktober 2020 menarik perhatian warga. Mereka terkejut melihat Abu Bakar tiba-tiba nongol di permukiman warga yang sempit.

Abu Bakar mengaku mendatangi rumah Mbah Sumirah setelah mendengar informasi kondisi ekonominya yang terpuruk di media sosial. “Saya mendapatkan info dari media sosial, lalu tadi malam saya langsung koordinasi dengan Dinsos dan Perkim untuk menindaklanjuti,” kata Abu Bakar kepada Bacaini.id di lokasi.

Abu Bakar mengaku prihatin dengan kondisi rumah warganya yang kotor. Selain tak layak huni, banyak sampah berserakan di dalam rumah Mbah Sumirah yang kumuh. Mbah Sumirah yang berusia 78 tahun tinggal di rumah itu bersama anak laki-lakinya, Sugeng Triyono, 38 tahun.

Rumah tersebut bersertifikat atas nama suami Sumirah yang sudah meninggal. Mendiang suaminya adalah pegawai negeri sipil yang meninggalkan uang pensiun kepada Mbah Sumirah. Hanya saja uang tersebut kerap dihabiskan oleh Sugeng sehingga tak mencukupi kehidupannya.

Selain Sugeng, Mbah Sumirah memiliki dua anak yang lain, yakni Sri Wilujeng, 42 tahun dan Sri Harnanik, 41 tahun. Mirisnya, Sugeng Triyono dan Sri Harnanik mengidap gangguan jiwa. Sri Harnanik pergi dari rumah dan sampai saat ini belum ditemukan. Sedangkan Sri Wilujeng terpaksa meninggalkan rumahnya dan tidur di gubuk setelah berselisih dengan Sugeng Triyono.

Melihat kondisi itu, Abu Bakar memerintahkan jajarannya memperbaiki rumah Mbah Sumirah. Dia juga memastikan keluarga itu menerima program bantuan pemerintah. “Saya menyampaikan terima kasih atas peran warga Kota Kediri, termasuk warganet untuk melaporkan kepada kami sehingga kami bisa merespon dengan cepat,” Abu Bakar.

Menurut informasi di lapangan, keluarga itu telah mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah. Bahkan tiga bulan terakhir Mbah Sumirah menerima bantuan beras, meski sebenarnya secara administratif tidak diperbolehkan karena statusnya sebagai keluarga PNS. “Sebetulnya pensiunan tidak boleh. Tapi atas pertimbangan kondisi seperti ini, maka PKH tetap diberikan,” kata Triyono Kutut, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri.

Rencananya pemerintah akan memperbaiki tempat tinggal mereka. Untuk sementara Mbah Sumirah dan anaknya dipindahkan ke barak penampungan Dinas Sosial sambil menunggu renovasi selesai.

Warga sekitar juga kerap membantu keluarga itu meski ala kadarnya. Selain memberi makanan, mereka juga membantu membersihkan rumah Mbah Sumarsih. Namun upaya itu justru sering mendapat penolakan dari Sugeng. (HTW)

 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Mas Abu
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paket MBG di Trenggalek dengan buah jeruk diduga busuk dan berulat

Buruknya Menu MBG Bikin Geram, Warga Trenggalek Terima Buah Busuk dari Dapur Yayasan

Donasi buku untuk anak-anak dalam gerakan literasi global

Tidak Suka Hari Valentine? 14 Februari Juga Diperingati Hari Pemberian Buku Internasional

Jalan Dhoho Kediri tertutup abu vulkanik Kelud

Nostalgia Erupsi Kelud 2014: Malam Mencekam, Kediri Lumpuh, Yogyakarta Gelap

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In