• Login
Bacaini.id
Saturday, February 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Langkah Mas Dhito Tangani Stunting, Bawa Kabupaten Kediri Terbaik Kedua se-Jatim

ditulis oleh Redaksi
1 July 2025 19:34
Durasi baca: 2 menit
Langkah Mas Dhito Tangani Stunting, Bawa Kabupaten Kediri Terbaik Ketiga se-Jatim. Foto ; Dok. Pemkab Kediri

Langkah Mas Dhito Tangani Stunting, Bawa Kabupaten Kediri Terbaik Ketiga se-Jatim. Foto ; Dok. Pemkab Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Kebijakan strategis yang dijalankan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting (PPPS) membawa Kabupaten kediri meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten kediri menerima penghargaan terbaik kedua dalam pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penanganan stunting kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur 2025. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Provinsi Jawa Timur di Dyandra Convention Center, Surabaya (1/7/2025).

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan, penghargaan yang diterima tak lepas dari komitmen Mas Dhito terutama dengan kebijakan pencegahan munculnya kasus stunting baru (zero growth stunting) di Kabupaten Kediri.

“Sebagaimana arahan Mas Bupati, kita semua, baik tim di tingkat desa, kecamatan, Kabupaten termasuk segenap OPD untuk fokus penanganan wilayah-wilayah jangan sampai ada stunting baru,” kata Mbak Dewi yang juga menjadi Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kediri.

Supaya program penanganan stunting ini dapat berhasil, beberapa hal diakui harus menjadi perhatian bersama tidak sekedar peningkatan layanan kesehatan maupun pemberian asupan makanan bergizi tambahan bagi ibu hamil dan balita.

Namun, lanjut Mbak Dewi, bagaimana memperhatikan aspek lain seperti fasilitas air bersih dan santitasi di masyarakat, pencegahan pernikahan dini hingga sosialisasi pengaturan jarak kehamilan.

Untuk itu Mbak Dewi menyebut, Pemerintah Kabupaten Kediri menggandeng lintas sektor untuk berkolaborasi mensukseskan penanganan stunting ini. Mulai dari para pengusaha, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, RT/RW hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kolaborasi ini sangat penting, mengingat dalam penanganan stunting di tataran masyarakat, beberapa kendala kerap masih ditemui. Seperti kurangnya pemahaman orang tua akan pentingnya pemberian makanan bergizi dan tepat bagi anak, termasuk kurangnya animo masyarakat untuk membawa anak-anak ke posyandu.

“Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, kita tetap terus mengencarkan sosialisasi edukasi stunting di masyarakat dan secara bersama mendorong orang tua yang punya balita untuk aktif ke posyandu,” ungkapnya.

Disebutkan Mbak Dewi, berdasarkan bulan timbang periode 2024, stunting di Kabupaten Kediri pada angka 7,9 persen. Sebagai Ketua TPPS Kabupaten Kediri, Mbak Dewi mengajak lintas sektor untuk selalu menjaga kekompakan hingga menjadikan kabupaten Kediri zero stunting dan zero growth stunting sebagaimana harapan yang selalu ditekankan Mas Dhito.

“Mas Bupati selalu matur jangan sampai (stunting ini) naik dan mengajak semua elemen untuk tetap solid dan bersinergi,” pungkasnya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jalan Dhoho Kediri tertutup abu vulkanik Kelud

Nostalgia Erupsi Kelud 2014: Malam Mencekam, Kediri Lumpuh, Yogyakarta Gelap

Pendamping hukum Revolutionary Law Firm menyampaikan ultimatum kepada Perhutani dalam audiensi soal hak kelola hutan di Blitar

Bukan Forum Basa-basi! Warga Blitar Kepung Perhutani, Ultimatum Soal Hak Kelola KHDPK

Penukaran uang baru Lebaran 2026 di layanan BI

Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftar Online

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In