• Login
Bacaini.id
Friday, March 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Food Vloger Populer Terpesona Cabai Jawa: Bikin Masakan Lebih Enak

ditulis oleh Editor
20 June 2025 12:27
Durasi baca: 2 menit
Food Vloger Terpesona Cabai Jawa: Bikin Makanan Lebih Enak (foto/ist)

Food Vloger Terpesona Cabai Jawa: Bikin Makanan Lebih Enak (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Indonesia memiliki cabai sendiri yang biasa disebut cabya.

Selama ini orang lebih mengenal cabai rawit yang merunut sejarahnya dibawa oleh pedagang Portugis ke Nusantara.

Berasal dari Jawa, cabya biasa diucapkan cabai puyang atau cabai jawa dengan nama latin Piper Retrofractum, tanaman asli Indonesia.

Sebagian besar orang mengenal cabai puyang sebagai bahan obat tradisional.

Konon sudah dimanfaatkan sejak zaman kerajaan Majapahit (1293-1527 M), sebelum masuknya cabai rawit. 

Termasuk jenis tanaman merambat, serumpun dengan jahe dan lada, cabai jawa bertekstur bulat memanjang, bintik-bintik pada kulit luar.

Pengolahan cabya dimulai dengan pengeringan dan dihaluskan. Itu ketika untuk dipakai campuran jamu maupun bumbu masakan.

Kuliner gulai dan soto biasa menggunakannya. Efeknya sensasi rasa hangat di tenggorokan.

Salah satu food vloger dengan akun instagram @mgdalenaf membagikan petualangannya dalam menelusuri cabai jawa.

Magda menemukan cabya di wilayah Kulon Progo, Yogyakarta, yang dibudidayakan petani setempat.

“Pedesnya tuh beda banget, panas di tenggorokan, ada rasa getir dan aroma khas rempah,” ungkapnya dalam akun medsosnya.

Magda juga menerangkan bahwa harga cabai jawa ini cukup tinggi di atas 100 ribu per kilo dan bisa dibeli di toko online. 

Harga mahal disebabkan mulai langka. Kemudian banyak diekspor ke luar negeri sebagai bahan jamu atau obat tradisional.

Di antaranya ke Uni Emirat Arab, India, China, Nepal, Pakistan, Bangladesh, Jepang, Jerman, Malaysia, Vietnam, Inggris, dan Turki.

Magda menyebut cabai jawa memiliki rasa pedas yang absurd saat dikunyah langsung. Mirip pedasnya lada. Namun jadi berbeda ketika diolah sebagai sambal.

Menghasilkan perpaduan rasa pedas dan sensasi mint yang isis di tenggorokan.

“Gue sih suka banget ya, udah lokal dan bikin makanan jadi enak. Tapi kenapa ya cabe ini sekarang malah jarang dipakai di dapur,” tanya Magda.

Penulis: Eka

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: cabai jawacabai puyangcabyafood vlogerkulinermakananmasakan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi penumpang kereta api memadati stasiun saat arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 7 Madiun

Tembus 107 Ribu! Pemudik Kereta Api di Daop 7 Madiun Membludak, Ini Puncaknya

Direktur Eksekutif PAR Alternatif Indonesia, Andi Saputra.

Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras Didesak Masuk Peradilan Umum

Pedagang emas di Jl Sriwijaya, Kelurahan Kemasan, Kota Kediri. Foto: istimewa

Jejak Peradaban Emas di Kelurahan Kemasan Kota Kediri

  • Bkami GM. Foto: istimewa

    Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil Sidang Isbat 2026 Dinanti, Pemerintah Umumkan 1 Syawal 1447 H Malam Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In