• Login
Bacaini.id
Tuesday, March 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Perjamuan Sindhunatan, Perhelatan Kebudayaan Yang Menghidupkan Gagasan Untuk Wong Cilik

ditulis oleh Redaksi
5 June 2025 13:18
Durasi baca: 2 menit
Romo Sindhunata (kanan) di Taman Baca Mahanani. Foto: istimewa

Romo Sindhunata (kanan) di Taman Baca Mahanani. Foto: istimewa

Bacaini.ID, KEDIRI – R.P. Gabriel Possenti Sindhunata, S.J. atau Liem Tiong Sien hadir di Kota Kediri, Rabu, 4 Juni 2025. Penulis yang dikenal dengan nama pena Sindhunata ini menjadi tamu kehormatan Perjamuan Sindhunatan (Sarasehan Wong Cilik) di Taman Baca Mahanani Kediri.

Perjamuan Sindhunatan adalah perhelatan kebudayaan yang menghidupkan kembali gagasan-gagasan humanistik Sindhunata, seorang jurnalis, budayawan dan penulis kawakan, yang selama puluhan tahun mengabdikan pena dan pikirannya untuk menyuarakan suara rakyat kecil.

Saresehan yang dihadiri Sindhunata ini berlangsung pada hari kedua yang dimulai sejak Selasa, 3 Juni 2025. Selain mendengarkan secara langsung gagasan dan pemikiran Sindhunata, acara ini mementaskan pagelaran fragmen wayang dengan lakon Tuku Pangarep-arep oleh dalang cilik Madjid Panjalu. Lakon ini digubah dari penghayatan terhadap karya-karya Sindhunata.

Ketua pelaksana acara, Ricky, menyampaikan kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai penghormatan kepada seorang tokoh, tetapi sebagai upaya menghayati semangat yang terkandung dalam karya-karyanya.

“Kami melihat karya-karya Romo Sindhunata bukan hanya sebagai sastra, tapi sebagai suara dari mereka yang sering tak terdengar. Acara ini adalah upaya kami untuk menghidupkan kembali suara-suara itu, agar tak lenyap di tengah hiruk-pikuk zaman,” ujar Ricky.

Menurutnya, semangat penghayatan terhadap nilai-nilai dalam karya Sindhunata harus dijaga dan tidak berhenti pada acara semata.

“Kami ingin agar kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pembelajaran kolektif, bahwa membaca karya Sindhunata bukan sekadar memahami cerita, tetapi juga menyerap empati. Ini tentang bagaimana kita bisa menengok ke bawah, memaknai hidup dari mata rakyat kecil,” tambah Ricky

Adapun karya Sindhunata yang diulas antara lain Putri Cina, Anak-Anak Semar, Menyusu Celeng dan Bayang-Bayang Ratu Adil. Di sela-sela perdiskusian juga diisi pembacaan puisi-puisi karya Sindhunata.

Acara ini juga turut diramaikan oleh bazar buku dari Gramedia Kediri dan pameran foto sederhana bertajuk “Potret Profesi Wong Cilik”, yang memotret pekerjaan-pekerjaan wong cilik.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: sindhunatataman baca mahanani
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi perbedaan sikap friendly dan flirty dalam komunikasi sosial

Friendly atau Flirty? Ini Perbedaan Sikap Ramah dan Menggoda yang Sering Disalahartikan

Mbak Wali Apresiasi Guru TK, PAUD, dan Petugas Kebersihan Untuk Kemajuan Kota

Opor ayam dan ketupat hidangan khas Idul Fitri favorit masyarakat Indonesia

Survei Menu Favorit Idul Fitri 2026: Opor Ayam Paling Banyak Dipilih, Ketupat dan Rendang Menyusul

  • SPPG Blitar tidak memenuhi syarat sanitasi

    Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Lebaran Berpotensi Beda dengan Muhammadiyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In