• Login
Bacaini.id
Sunday, May 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Raffi Ahmad Tiba-tiba Silaturahmi ke Ponpes Kediri, Ada Apa?

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
28 May 2025 21:35
Durasi baca: 2 menit
Raffi Ahmad Tiba-tiba Silaturahmi ke Ponpes Kediri, Ada Apa? (foto/Bacaini)

Raffi Ahmad Tiba-tiba Silaturahmi ke Ponpes Kediri, Ada Apa? (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Amin Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (28/5/2025).

Raffi Ahmad tiba-tiba hadir di acara Halaqoh Gerakan Ayo Mondok yang dihadiri oleh ratusan pengasuh Pondok Pesantren di Jawa Timur.

Dalam sambutannya Raffi Ahmad menyampaikan salam dari Presiden Prabowo kepada seluruh peserta acara, khususnya kepada Ketua MUI sekaligus pengasuh Ponpes Al Amin, KH Anwar Iskandar atau Gus War.

“Saya menyampaikan salam dari Pak Presiden, Pak Prabowo  untuk semua peserta yang hadir di sini,” ucap Raffi.

Sebagai Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad mengajak seluruh santri untuk melek digital, menggunakan media sosial untuk sarana berdakwah serta mengajak kebaikan.

Ia juga berjanji mengajak para konten kreator untuk turut mempromosikan pondok pesantren. Bahwa Ponpes tidak menakutkan dan justru menyenangkan.

Karenanya Raffi mengajak para generasi muda untuk mengikuti gerakan Ayo Mondok.

“Santri pondok pesantren merupakan tiang masa depan kita. Kalau kata orang tua saya, kita mengajarkan kepada anak cucu kita sesuai dengan jamannya, dan sekarang jamannya media sosial, jadi berdakwah bisa disampaikan melalui media sosial,” jelas Raffi.

Raffi Ahmad juga menyampaikan, di Pondok Pesantren diajarkan sopan santun, etika, adab dan agama. Ia mendorong para santri untuk melek digital.

Sebab berdakwah bukan hanya lewat pengajian, namun juga dapat dilakukan melalui media sosial, baik facebook, tiktok dan Instagram.

“Mari kita viralkan kebaikan-kebaikan dan dakwah melalui media sosial,” tandasnya.

Sementara itu penggagas Gerakan Ayo mondok KH. Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans mengatakan, Muhalaqoh tahun ini mengusung tema “Santri Melek Media”.

Tema yang diangkat sebagai respons atas kebutuhan santri untuk memahami dan memanfaatkan media sosial secara bijak.

“Santri sekarang harus mampu memahami dan memanfaatkan media, baik multiplatform maupun mainstream. Dari sini, mereka bisa menyebarkan informasi yang sehat dan positif untuk dunia pesantren,” ujar Gus Hans.

Gus Hans berharap gerakan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis pesantren.

Hal itu juga sekaligus membuktikan pesantren mampu menjadi agen perubahan sosial yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Penulis: Agung K Jatmiko

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Gerakan Ayo MondokKediriponpes kediriPrabowo Subiantoraffi ahmadutusan khusus presiden
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Elang Jawa di habitat hutan alami Pulau Jawa yang menjadi inspirasi lambang Garuda Pancasila

Hari Lahir Pancasila 2026: Elang Jawa, Inspirasi Garuda Pancasila yang Terancam Punah

Petis khas Jawa Timur dalam wadah tradisional yang menjadi bumbu legendaris sejak era Majapahit

Sejarah Petis Jawa Timur, Bumbu Warisan Majapahit Sejak Abad ke-10

Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In