• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ragam Dialek di Jawa Timur: Dari Aneman, Mataraman, Hingga Arekan

ditulis oleh Editor
23 May 2025 15:07
Durasi baca: 3 menit
Ragam Dialek di Jawa Timur: Dari Aneman, Mataraman, Hingga Arekan (foto/ist/Pinterest)

Ragam Dialek di Jawa Timur: Dari Aneman, Mataraman, Hingga Arekan (foto/ist/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Masyarakat Jawa Timur memiliki enam dialek bahasa Jawa yang banyak digunakan dan hingga kini tetap lestari.

Dialek ini dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial, budaya, dan sejarah.

Jawa Aneman

Di Jawa Timur, dialek Aneman ada di wilayah Bojonegoro, Tuban, Lamongan, juga digunakan di Rembang, Jawa Tengah.

Sebuah studi bahasa Jawa menyebut dialek Aneman termasuk rumpun dari dialek Jawa Tengah.

Ciri dari dialek Aneman adalah perubahan pada pengucapan suku kata akhir. Suku kata akhir “-uh” menjadi “-oh”.

Misal dalam kata butuh menjadi butoh, ngunduh menjadi ngundoh.

Selain itu terdapat perubahan akhiran kepemilikan. Akhiran “-mu” menjadi “-em”. Misal omah-mu menjadi omah-em. Bapakmu menjadi bapakem.

Jawa Mataraman

Merupakan kebudayaan yang dipengaruhi Kerajaan Mataram. Dialek Mataraman di Jawa Timur sebagian besar berada di bekas keresidenan Madiun dan Kediri.

Namun penyebarannya juga ada di sebagian Jember dan Banyuwangi selatan. Selain itu juga menjadi dialek minoritas di Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Lumajang.

Dialek Mataraman dikenal lebih halus dari lazimnya dialek Jawa Timur-an baik dari kosakata maupun cara bertutur.

Jawa Tengger

Dialek Tengger atau bahasa Tengger digunakan oleh suku Tengger di sekitar pegunungan Bromo, Tengger, dan Semeru.

Dialek ini memiliki karakteristik unik, termasuk kosakata kuno dan struktur bahasa yang berbeda dari dialek Jawa lainnya. 

Bahasa Tengger masih mempertahankan banyak kosakata kuno yang sudah tidak digunakan lagi dalam dialek Jawa modern.

Misalnya, kata “reang” yang berarti “aku” untuk laki-laki dan “isun” yang berarti “aku” untuk perempuan.

Jawa Arekan

Dialek bahasa Jawa modern yang digunakan di Jawa Timur bagian tengah. Dialek Arekan inilah yang identik dengan masyarakat Jawa Timur.

Persebarannya ada di Surabaya dan sekitarnya, Malang dan sekitarnya, sebagian besar Lamongan, Jombang, Lumajang dan sebagian kecil Bangkalan.

Jawa Pandalungan

Dialek Jawa Pandalungan adalah campuran antara dialek Arekan dan Madura. Berkembang di wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Sebagian besar Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo dan Pasuruan.

Jika berada di wilayah ini seringkali didapati orang-orang yang berbahasa Jawa namun dengan logat Madura yang kental.

Madura

Dialek Madura tak hanya ada di Pulau Madura. Namun menyebar di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur dan daerah pesisir Surabaya juga Malang.

Jawa Osing

Digunakan oleh suku Osing Banyuwangi dan menyebar di komunitas Osing di Jember, Situbondo dan Bondowoso.

Salah satu ciri khas dari bahasa Osing adalah penambahan imbuhan -y pada beberapa kata. Misal kata “blambangan” menjadi “blambyangan”. Kata “barong” menjadi “byarong”.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: anemanarekandialekdialek jawa timurkebudayaanmaduraMataramanosing
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pete makanan kampung dijual sebagai luxury ingredient di supermarket Eropa

Pete Makanan Kampung Jadi Luxury Ingredient di Eropa, Harganya Tembus Rp600 Ribu per Kg

Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sleman saat majelis hakim membacakan vonis 8–10 tahun penjara kepada tujuh terdakwa kasus pengeroyokan terduga klitih

Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu-lagu Romi Jahat: Jejak Kritik Sosial Sang Legenda Punk Indonesia yang Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In