• Login
Bacaini.id
Sunday, June 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jadi Ekstrakurikuler, Ketahui Dampak Buruk Mobile Legends Pada Anak

ditulis oleh Redaksi
20 May 2025 19:06
Durasi baca: 2 menit
Game online mobile legends. foto: istimewa

Game online mobile legends. foto: istimewa

Bacaini.ID, KEDIRI – Mobile Legends adalah salah satu game online yang sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja. Dinas Pendidikan Surabaya berencana menjadikan permainan ini sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

Di balik rencana tersebut, ada kekhawatiran orang tua terhadap dampak buruk permainan Mobile Legends pada anak. Berikut beberapa dampak negatif Mobile Legends terhadap siswa sekolah:

Menurunnya Motivasi Belajar
Banyak siswa yang kecanduan bermain Mobile Legends sehingga mengabaikan tugas sekolah dan belajar. Penelitian menunjukkan bahwa kecanduan game ini dapat mengurangi motivasi akademik.

Gangguan Pola Tidur
Siswa sering bermain hingga larut malam, menyebabkan kurang tidur dan kelelahan saat di sekolah. Hal ini berdampak pada konsentrasi dan daya ingat mereka.

Pengaruh Emosi dan Perilaku
Game ini dapat memicu emosi negatif, seperti mudah marah dan frustrasi, terutama saat mengalami kekalahan. Beberapa pemain bahkan menunjukkan perilaku agresif akibat tekanan dalam permainan.

Pemborosan Uang
Mobile Legends menawarkan berbagai item berbayar yang membuat pemain tergoda untuk menghabiskan uang mereka. Siswa yang tidak bijak dalam mengelola keuangan bisa mengalami masalah finansial akibat pembelian dalam game.

Kurangnya Interaksi Sosial
Terlalu sering bermain game dapat mengurangi interaksi sosial dengan teman dan keluarga. Siswa yang kecanduan lebih memilih bermain daripada berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Meskipun Mobile Legends bisa menjadi hiburan, penting bagi orang tua dan guru untuk mengawasi penggunaan game ini agar tidak mengganggu perkembangan akademik dan sosial anak-anak.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: dinas pendidikan surabayamobile legends
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kerangka manusia berusia 5.000 tahun yang ditemukan di bekas tungku pembakaran di Gerstewitz, Jerman

Penemuan Kerangka 5.000 Tahun Diduga Bukti Ritual Tumbal Manusia

Ilustrasi sejarah Bali dari era Bali Mula hingga invasi Kerajaan Majapahit tahun 1343 Masehi

Sejarah Asal Usul Bali: Dari Bali Mula hingga Invasi Majapahit yang Melahirkan Bali Aga 

Peresmian Lagu Stasiun Madiun sebagai lagu penyambutan pelanggan kereta api oleh KAI Daop 7 di Stasiun Madiun

Lagu Stasiun Madiun Resmi Jadi Lagu Penyambutan Pelanggan Kereta Api

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In