• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Soft Life, Gaya Hidup Gen Z yang Kesampingkan Kerja Keras

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
20 March 2025 11:00
Durasi baca: 3 menit
Soft Life, Gaya Hidup Gen Z yang Kesampingkan Kerja Keras (foto ilustrasi/freepik)

Soft Life, Gaya Hidup Gen Z yang Kesampingkan Kerja Keras (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Tren soft life tidak hanya menjadi gaya hidup gen Z.

Di berbagai belahan dunia, soft life awalnya merupakan gerakan yang dipopulerkan komunitas influencer Nigeria.

Soft life merupakan gaya hidup yang lebih mengutamakan kesejahteraan pribadi dan ketenangan jiwa.

Gaya hidup yang mendobrak stereotip kaum milenial yang menganggap kesejahteraan hanya bersifat materi dan untuk mencapainya harus kerja keras.

Selama ini, kaum muda dijejali dengan doktrin kemapanan, produktivitas yang alih-alih membuat sejahtera, namun justru kerap menimbulkan masalah kesehatan fisik dan psikologis.

Dikutip dari Forbes, berikut landasan gerakan soft life yang kini secara global banyak diikuti oleh gen Z termasuk di Indonesia.

Menolak Budaya Kerja Keras

Generasi sebelumnya tumbuh dengan etos kerja keras dan mental juang yang tinggi.

Ini yang membuat generasi sebelum gen Z memiliki pandangan kesuksesan dapat diwujudkan melalui kerja keras.

Mental juang yang tinggi tersebut seringkali membuat seseorang mengabaikan kesehatan fisik dan mental. Produktivitas kerja menjadi penilaian utama.

Namun kini pandangan tersebut tidak berlaku lagi. Semakin banyak orang menyadari bahwa menjalani kehidupan terbaik tidak hanya ditentukan kesuksesan materi yang luar biasa atau standar sosial.

Survei KeyBank menyebutkan, orang masa kini menolak budaya kerja keras dan beralih ke kehidupan yang lebih santai seiring meningkatnya biaya hidup.

Sebanyak 72% responden lebih suka mendefinisikan kesuksesan melalui sudut pandang kehidupan yang santai.

Hidup yang lebih menekankan kebahagiaan, kepuasan, dan pemenuhan.

Sementara 54% orang percaya bahwa budaya kerja keras, yang mengukur kesuksesan berdasarkan kekayaan, status, dan prestasi, dapat mengakibatkan kelelahan.

Gerakan soft life mempromosikan pendekatan yang seimbang antara pekerjaan dan kehidupan. Kesehatan pribadi tidak dikorbankan demi pencapaian profesional.

Sehat dengan Merawat Diri Sendiri

Hidup tenang dengan prioritas kesehatan mental dan fisik. Ini mencakup rutinitas perawatan diri secara teratur dan terlibat dalam aktivitas yang mendatangkan kegembiraan dan relaksasi.

Pendekatan ini menangkal tekanan dari lingkungan sosial untuk tampil dan berprestasi.

Semakin tingginya angka penderita masalah mental, membuat orang muda sekarang lebih memprioritaskan kesehatan mental mereka.

Kebutuhan pada kesejahteraan mental lebih dianggap penting agar mampu menghadapi tantangan dunia yang semakin tak menentu.

Hidup dengan Tujuan Sambil Menetapkan Batasan

Soft life adalah tentang memiliki tujuan dalam mengelola waktu dan energi.

Hal ini mendorong seseorang untuk membuat keputusan secara sadar yang sejalan dengan nilai-nilai yang diyakini.

Menjalani soft life tidak berarti menghindari tanggung jawab atau bersikap sembrono. Sebaliknya melibatkan kesadaran diri ​​pada keterbatasan yang dimiliki.

Soft life berkomitmen pada apa yang dapat dikerjakan sesuai skill dan menghindari komitmen berlebihan yang berujung stres.

Menetapkan batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi merupakan komponen inti dari soft life. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gaya hidupgen zmental healthsoft life
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

Nelayan Pantai Prigi Trenggalek menyiapkan kapal di tengah kenaikan harga solar industri

Harga Solar Industri Naik, Nelayan Prigi Trenggalek Keluhkan Biaya Melaut Membengkak

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In