• Login
Bacaini.id
Monday, February 23, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Wabup Blitar Beky bukan Rahmat, Marheinis atau Arif Fuadi: Pecah Kongsi Sulit Terjadi

ditulis oleh Editor
6 March 2025 05:00
Durasi baca: 3 menit
Wabup Blitar Beky bukan Rahmat, Marheinis atau Arif Fuadi: Pecah Kongsi Sulit Terjadi (foto/ist)

Wabup Blitar Beky bukan Rahmat, Marheinis atau Arif Fuadi: Pecah Kongsi Sulit Terjadi (foto/ist)

Bacaini.ID – Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah bisa jadi satu-satunya wabup Blitar dengan latar belakang dan gaya komunikasi yang berbeda dari pendahulunya.

Setidaknya tidak sama dengan Arif Fuadi, Marheinis Urip Widodo, apalagi Rahmat Santoso, di mana semuanya itu berlatar belakang politisi.

Mantan wabup Blitar Arif Fuadi (2006-2011) adalah politisi tulen. Sebelum menjabat wabup, Arif diketahui mantan anggota legislatif, dan juga sekaligus pimpinan parpol.

Pun dengan Marheinis Urip Widodo. Saat menjabat wabup Blitar (2016-2021), Henis, begitu biasa disapa merupakan Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar.

Begitu juga Rahmat Santoso. Bahkan mantan wabup Blitar Rahmat seorang praktisi hukum berskala nasional yang juga petinggi salah satu ormas.

Sementara wabup Beky Herdihansah bukan politisi, bukan praktisi hukum ataupun aktivis yang berkecimpung aktif di ormas tertentu.

Ia seorang pengusaha tulen dengan pundi-pundi kekayaan yang besarnya bikin takjub mereka yang mendengar: sesuai catatan LHKPN KPK 2024 Rp 85 miliar.

Kelebihan ekonomi itu yang membuatnya jauh hari kesohor sebagai crazy rich yang dermawan: rutin berbagi sembako kepada warga di 3 kecamatan.

Ia juga santri kinasih sekaligus sahabat Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, penceramah muda yang belakangan dihujat netizen lantaran gemar flexing (pamer kekayaan).

Karenanya, memprediksi wabup Beky bakal berada dalam situasi politik seperti ketiga pendahulunya: pecah kongsi dengan bupati Rijanto, nyaris sulit terjadi.

Pertama, selama Pilkada 2024 tidak ada indikator yang menunjukkan Haji Beky memendam ambisi politik atau keinginan yang mengarah kepada kekuasaan lebih besar.

Beky Herdihansah juga bukan seorang ketua atau pimpinan parpol. Yang kedua, semua tahu dengan alasan utamanya terjun ke politik.

Haji Beky menegaskan hanya berniat ibadah. Ingin mewakafkan waktu, pikiran dan tenaga untuk kemajuan Kabupaten Blitar. Dan itu disampaikannya lebih dari sekali.  

“Saya ingin mengabdikan diri untuk masyarakat Kabupaten Blitar,” demikian kurang lebih yang disampaikan saat masa kampanye Pilkada 2024.

Ketiga, Haji Beky juga tidak terlihat memendam motivasi ekonomi tertentu. Yang terekam, ia berjanji akan membuka lapangan pekerjaan seluasnya di Kabupaten Blitar.

Bahkan selama menjabat wakil bupati Blitar, akan dihibahkan seluruh gajinya untuk yatim piatu di Kabupaten Blitar. “Alhamdulilah secara ekonomi saya sudah cukup,” katanya.

Melihat indikator-indikator itu, tampaknya ancaman pecah kongsi antara Rijanto-Beky akan sulit terjadi. Apalagi antara keduanya memiliki kedekatan emosional yang erat.

Meski demikian, tradisi pecah kongsi dalam pemerintahan Kabupaten Blitar tampaknya menjadi perhatian dan dicoba diantisipasi sejak dini.

Pasca pelantikan, Wabup Beky menyatakan kesolidannya dengan Bupati Rijanto. Ia menegaskan akan bersama hingga akhir jabatan.

Pernyataanya mengamini keterangan Bupati Rijanto yang sebelumnya mengatakan dirinya dan Wabup Beky adalah satu tim yang berbagi peran dan akan terus bersama membangun Blitar lebih baik.

‘’Saya sepakat dengan pak bupati untuk terus bersama, dan saya sebagai orang yang baru di dunia pemerintahan tentu harus cepat beradaptasi dengan birokrasi mendampingi pak bupati dalam menjalankan tugas,” kata Wabup Beky.

Di atas kertas memang nyaris mustahil akan menjumpai perseteruan politik antara Rijanto dan Beky seperti halnya Arif Fuadi dengan Bupati Herry Noegroho.

Atau Rahmat Santoso yang di tengah jalan tiba-tiba berseberangan tajam dengan Bupati Rini Syarifah yang sebelumnya kawan seiring perjuangan.

Tapi jangan lupa, politik memiliki dalil yang hingga kini belum terpatahkan: Dalam politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: beky herdihansahblitarpecah kongsiRijantowabup blitar
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi organ ginjal manusia dengan penjelasan peningkatan penyakit ginjal kronis pada anak dan usia muda

Fenomena Penyakit Ginjal Kronis Meningkat pada Anak dan Usia Muda, Ini Fakta Medis dan Cara Deteksi Dini

Petugas Satlantas Polres Jombang mengamankan sepeda motor pelaku balap liar di Jalan Nasional bypass Mojoagung saat razia waktu sahur

Balap Liar di Jalan Nasional Jombang Dibubarkan, 17 Remaja dan Motor Diamankan Polisi

Ilustrasi meditasi dalam puasa ngebleng

Keampuhan Puasa Nusantara: Mutih, Ngrowot, Ngebleng hingga Weton dan Filosofi Jagad Cilik

  • Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah saat refleksi satu tahun pemerintahan

    Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In