• Login
Bacaini.id
Monday, May 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cemburu dan Sakit Hati Jadi Penyebab Warga Blitar Dimutilasi di Hotel Kediri

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
27 January 2025 11:49
Durasi baca: 2 menit
Cemburu dan Sakit Hati Jadi Penyebab Warga Blitar Dimutilasi di Hotel Kediri. (foto/Bacaini)

Cemburu dan Sakit Hati Jadi Penyebab Warga Blitar Dimutilasi di Hotel Kediri. (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Polda Jatim sudah meringkus pembunuh Uswatun Khasanah (29), warga Kabupaten Blitar yang jasadnya ditemukan termutilasi dalam koper di Ngawi.

Terduga pelaku yang diketahui bernama Rohmat Tri Hartanto (RTH) warga Kabupaten Tulungagung, dibekuk di wilayah eks karesidenan Madiun.

RTH mengaku sebagai suami siri korban Uswatun Khasanah, dan berdalih tega menghabisi korban lantaran cemburu dan sakit hati.

“Pelaku sakit hati dan cemburu karena korban pernah ketahuan memasukkan laki-laki lain di kos korban,” ujar Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Farman dalam gelar perkara di Polda Jatim Senin (27/1/2025).

Sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), korban Uswatun Khasanah merupakan warga Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

Uswatun Khasanah berstatus janda 2 anak setelah dua pernikahan sebelumnya kandas.

Yang bersangkutan selama ini diketahui bertempat tinggal di sebuah rumah kos di Kabupaten Tulungagung dengan profesi sebagai sales produk kosmetik.

Keterangan yang disampaikan ke Polda Jatim, pelaku juga merasa sakit hati atas ucapan korban melalui chat yang mendoakan buruk anak pelaku dari perempuan lain.  

Tidak hanya itu. Pelaku juga diminta oleh korban untuk menghilangkan anaknya. Dalam menjalin hubungan dengan Uswatun Khasanah, pelaku RTH diketahui memiliki istri dan anak.

Menurut Farman, pelaku juga mengaku kerap dimintai uang oleh korban. Begitu juga pada tanggal 19 Januari 2025 itu.

Pelaku yang sudah janjian bertemu korban di sebuah hotel di Kota Kediri telah menyiapkan uang Rp 1juta seperti permintaan korban. “Disiapkan uang 1 juta di hotel,” ungkapnya.

Tidak disangka oleh korban, pertemuan di hotel Kota Kediri pada 19 Januari 2025 itu adalah hari terakhir hidupnya.

Di dalam kamar hotel 301 itu, pelaku mencekik korban Uswatun Khasanah hingga tewas.

Jasad itu kemudian dimutilasi oleh sebilah pisau, dan lalu dibuang secara terpisah.

Pengungkapan kasus pembunuhan disertai mutilasi itu berawal dari penemuan koper merah berisi jasad perempuan tanpa kepala dan kaki di Desa Dadapan Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi.

Kepala korban yang kemudian diketahui warga Kabupaten Blitar ditemukan di wilayah Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

Sedangkan potongan kaki ditemukan di wilayah Kabupaten Ponorogo. Menurut Farman, dalam kasus ini pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana.

Saat ini aparat kepolisian Polda Jatim masih melakukan pengembangan penyidikan. “Dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” pungkasnya.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: blitarHotel KediriKedirikorban mutilasi Ngawimutilasimutilasi dalam koperpengakuan pelaku mutilasi ngawiuswatun khasanah
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tonny Andreas menyerahkan formulir pencalonan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 di sekretariat KONI Kota Blitar

Tonny Andreas Calon Ketua KONI Kota Blitar, Prestasi Olahraga Blitar Siap Melenting

Konsolidasi Alumni GMNI Kediri Gaungkan Nasionalisme dan Marhaenisme yang Mulai Pudar

Petugas KAI Daop 7 Madiun bersama komunitas railfans menggelar kampanye anti pelecehan seksual di area stasiun kereta api

KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun dan Kereta

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In