• Login
Bacaini.id
Monday, May 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hal-hal Sepele yang Bisa Bikin Pernikahan Kandas, Simak Apa Saja

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
26 January 2025 18:11
Durasi baca: 3 menit
Hal-hal Sepele yang Rentan Bikin Pernikahan Kandas, Simak Apa Saja (foto ilustrasi/freepik)

Hal-hal Sepele yang Rentan Bikin Pernikahan Kandas, Simak Apa Saja (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Banyak pasangan yang berpacaran lebih lama daripada usia pernikahan, namun akhirnya berpisah.

Pacaran lama memang tidak menjamin hubungan pernikahan akan langgeng dan bahagia.

Dunia percintaan dan dunia pernikahan seperti dua kutub berbeda.

Semua perbedaan atmosfer ini lantaran masing-masing individu tidak bisa lagi hanya menampakkan kebaikan satu sama lain.

Semua keburukan, perilaku minus, kebiasaan jelek akan terbuka dengan sendirinya ketika sudah menikah.

Jika pasangan bisa saling mengerti, semua akan baik-baik saja.

Namun sebaliknya jika keburukan yang nampak tak lagi bisa ditolerir, pernikahan bisa terancam bahaya.

Ini beberapa hal yang kerap dianggap sepele oleh pasangan namun berpotensi menjadi bom waktu pernikahan. 

Merasa Paling Capek

Suami dan istri sama-sama capek. Istri yang mengurus anak dan rumah seharian, merasa capek. Suami yang bekerja seharian juga capek.

Tidak ada yang santai, semua capek. Ini yang harus dipahami oleh masing-masing. Pekerjaan rumah tangga bisa dikerjakan bersama, bukan tanggung jawab istri seorang.

Begitupun tugas mencari nafkah bisa juga dilakukan istri. Istri mensupport finansial rumah tangga justru bagus untuk masa depan.

Jadi saling membantu dan saling mengerti. Tidak ada yang paling capek, masing-masing punya tanggung jawab berat yang harus ditunaikan. 

Ngobrol

Banyak yang berpendapat bahwa pernikahan isinya 70% ngobrol. Bahkan mungkin lebih dari 70% secara real.

Menjadi tempat curhat pasangan itu penting. Nyaman mengeluarkan isi pikiran tanpa perlu takut di-judge.

Komunikasi yang hangat, bertanya kabar ketika berjauhan, memberi kabar ketika ada di luar rumah, akan membuat komunitas menjadi hidup dan menghilangkan pikiran-pikiran negatif pasangan. 

Realistis Dalam Keuangan

Tidak ada manusia sempurna, pun tidak ada pernikahan sempurna.

Tak perlu mengikuti standar TikTok yang bikin resah warganet dengan mematok uang belanja bulanan minimal 15 juta rupiah.

Tiap rumah tangga memiliki masalahnya sendiri, dan tidak semua suami mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga secara berlebih.

Ketahui kemampuan diri dan pasangan, tidak perlu memaksa untuk hidup enak, diratukan atau dirajakan dan mendapat pujian orang.

Media sosial terkadang menjadikan kita tidak rasional dengan kemampuan finansial. 

Gantian

Tidak selamanya pernikahan saling berkontribusi 50-50 dalam hal apapun. Ada kalanya 80-20 atau 60-40.

Yang harus diingat adalah harus bergantian. Artinya saling menutup kekurangan yang dilakukan sebelumnya, agar pasangan tidak merasa diabaikan, capek sendiri atau tidak dihargai. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hal sepelepernikahanpernikahan kandas
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In