• Login
Bacaini.id
Tuesday, March 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sejarah G30S/PKI dan Pahlawan Revolusi Diajarkan Melalui Daring

ditulis oleh
1 October 2020 18:21
Durasi baca: 2 menit
Soeharto. Foto: Istimewa

Soeharto. Foto: Istimewa

KEDIRI – Materi tentang Gerakan 30 September dan Pahlawan Revolusi tetap diajarkan kepada siswa melalui daring. Pelajar diajak menonton film G30 S/PKI sebelum melakukan diskusi dengan guru sejarah.

Meski belajar melalui daring, materi tentang G30S/PKI tetap diajarkan oleh guru kepada siswa di Kota Kediri. Kisah pemberontakan PKI yang diikuti peringatan Hari Kesaktian Pancasila adalah sejarah yang harus diketahui para siswa. “Belajar sejarah tidak ada yang perlu dibatasi. Sebagai penerus bangsa, pelajar harus tahu sejarah dengan sebenarnya,” kata Moedjiono, guru mata pelajaran Sejarah SMA Negeri 2 Kediri kepada Bacaini.id, Kamis 1 Oktober 2020.

Dia mengatakan, sebelum pandemi berlangsung, dia selalu memutar film G30S/PKI di dalam kelas. Selanjutnya dia mengajak siswanya berdiskusi tentang sejarah tersebut. Diskusi ini penting untuk mengeliminir kesalahpahaman dan adegan kekerasan dalam film tersebut.

Materi tentang PKI, menurut Moedjiono juga sesuai dengan Kompetensi Dasar kelas XII. Di sana sudah dikenalkan gejala disintegrasi bangsa terkait pemberontakan, seperti PKI di Madiun dan pemberontakan DI/TII. “Jadi itu sudah ada di KD pembelajaran kelas XII,” kata Moedjiono.

Tak hanya mengajak menonton film, Moedjiono juga memberikan tugas membuat komik berkaitan dengan film itu. Tugas ini dilakukan secara berkelompok untuk mengukur pemahaman dan imajinasi mereka tentang peristiwa tersebut. “Dengan membuat komik, saya jadi bisa tahu tanggapan siswa tentang peristiwa dalam penggambaran imajinasi mereka,” jelas Moedjiono.

Selama pandemi ini, Moedjiono tetap menugaskan anak didiknya menyaksikan film yang disiarkan di televisi nasional di rumah masing-masing. Selanjutnya dilakukan diskusi tanya jawab secara bebas melalui Whatsapp. “Saya kasih peta konsep, merangkum hasil diskusi untuk dijadikan esai,” ucapnya.

Pembatasan untuk pelajaran sejarah pemberontakan G30S PKI hanya pada sudut pandang peristiwa. Setelah itu dilakukan penyatuan sudut pandang agar tidak menghakimi, atau munculnya pemikiran menyimpang pada siswa.

“Asal-usul keluarga siswa akan berpengaruh dalam hal ini. Sehingga banyak kekhawatiran munculnya gerakan serupa di kalangan masyarakat. Sudah menjadi kewajiban guru melakukan pengawasan, bukan batasan,” pungkasnya. (Novira Kharisma)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: G30S/PKIpahlawan revolusiSMAN 2 Kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polisi mengamankan barang bukti bubuk petasan di lokasi ledakan di Blitar

Yang Ditemukan Polisi di Lokasi Ledakan Petasan di Blitar, 2 Pelajar Luka Bakar

Cek Gudang Bulog hingga Pangkalan LPG, Mbak Wali Pastikan Stok Aman

Ilustrasi perbedaan sikap friendly dan flirty dalam komunikasi sosial

Friendly atau Flirty? Ini Perbedaan Sikap Ramah dan Menggoda yang Sering Disalahartikan

  • SPPG Blitar tidak memenuhi syarat sanitasi

    Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Lebaran Berpotensi Beda dengan Muhammadiyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In