• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sudah 5 Hari Banjir di Jombang Rendam Puluhan Warga

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
11 December 2024 16:51
Durasi baca: 3 menit
Sudah 5 Hari Banjir di Jombang Rendam Puluhan Warga. (foto/Bacaini)

Sudah 5 Hari Banjir di Jombang Rendam Puluhan Warga. (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, JOMBANG – Puluhan warga Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang Jawa Timur, mulai mengungsi setelah 5 hari terendam banjir.

Hingga Rabu siang ini (11/12/2024) ketinggian air yang berasal dari hujan deras dan luapan mencapai antara 30 cm hingga kondisi terdalam 160 cm. 

Banjir menggenangi nyaris seluruh wilayah dusun, mulai dari jalan pekarangan, rumah penduduk, termasuk lahan pertanian. 

“Di tempat saya (ketinggian air) sudah mencapai leher,” tutur Muhammad Faqih Usman, warga Dusun Beluk yang siap-siap menuju lokasi pengungsian.

Tempat tinggal Usman berada di wilayah Dusun Beluk bagian timur. Wilayah itu merupakan kawasan terendah, sehingga ketinggian banjir mencapai lebih dari 1 meter.

Usman sendiri pada Rabu pagi telah meninggalkan rumah untuk mengungsi, karena banjir sudah menggenangi tempat tinggalnya.

“Ya, ini mau mengungsi. Karena dari kemarin airnya sudah masuk rumah, listrik juga mati,” ujarnya sambil menenteng sejumlah barang dalam kresek merah besar.

Meskipun berada di pengungsian yang berada di balai desa, Usman tetap menyempatkan diri mengecek rumah. Ia khawatir terjadinya aksi kejahatan yang menyasar rumah kosong.

Sebab warga sempat memergoki adanya orang yang mencurigakan. “Semoga ada petugas keamanan yang berpatroli agar tidak sampai ada kejadian,” harapnya.

Kepala Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Jombang, Senopati Zainudin mengungkapkan, jumlah pengungsi banjir terus bertambah mulai kemarin.

Sebagian warga ada yang mengungsi ke rumah kerabat di dusun atau desa lain, serta banyak juga yang mengungsi ke Posko pengungsian yang disiapkan BPBD Jombang.

Posko pengungsian yang disiapkan, kata Zainudin, berada di Kantor Desa Jombok, serta Balai Dusun Plososari, Desa Jombok.

“Mulai tadi malam jumlah pengungsi terus bertambah. Pagi ini juga ada penambahan jumlah yang masuk ke posko,” ungkapnya.

Zainuddin mengungkapkan, selain di Dusun Beluk, Desa Jombok, banjir juga melanda Dusun Kedondong, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben.

Kedua wilayah dusun, yakni Dusun Beluk dan Dusun Kedondong, merupakan wilayah yang berdampingan dan hanya dipisahkan sungai.

Akibat luapan air dari Avfour Watudakon, kedua tersebut tergenang banjir hingga membuat sebagian warganya mengungsi.

“Kalau di sini pengungsi ada 63 jiwa, terdiri dari balita, anak-anak, orang dewasa dan lansia,” sebut Zainudin.

Sementara posko satunya yakni di Balai Dusun Plososari ada 9 jiwa. Dan di Kantor Desa Blimbing, pengungsinya ada 33 jiwa.  

Zainuddin menambahkan, kondisi banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok, maupun Dusun Kedondong, Desa Blimbing, belum menunjukkan tanda-tanda bakal segera surut.

Ketinggian air relatif stabil, di mana kondisinya sama dengan kondisi sehari sebelumnya.

“Sampai pukul 09.00 WIB hari ini kondisinya stabil, debit air atau ketinggian banjir tetap sama seperti hari Selasa kemarin,” pungkas Zainuddin.

Penulis: Syailendra

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: BanjirBanjir di jombangjombangpengungsi
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In