• Login
Bacaini.id
Saturday, March 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tanamkan Cinta Budaya Daerah, Dinas Pendidikan Gelar Pelatihan Gerak dan Tari untuk Guru PAUD se-Kota Kediri

ditulis oleh
7 November 2024 20:04
Durasi baca: 2 menit
Tanamkan Cinta Budaya Daerah, Dinas Pendidikan Gelar Pelatihan Gerak dan Tari untuk Guru PAUD se-Kota Kediri. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Tanamkan Cinta Budaya Daerah, Dinas Pendidikan Gelar Pelatihan Gerak dan Tari untuk Guru PAUD se-Kota Kediri. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan senantiasa melakukan konservasi budaya, khususnya tari tradisional agar tidak tergerus oleh budaya dari mancanegara. Komitmen tersebut dituangkan Pemkot Kediri dengan menggelar Pelatihan Gerak dan Tari Budaya Kota Kediri yang diikuti 260 Guru PAUD dan TK se-Kota Kediri, Kamis (7/11). Secara terpisah, Moh Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri menjelaskan bahwa pelatihan yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara tersebut nantinya akan disalurkan kepada para murid PAUD dan TK di Kota Kediri.

“Acara ini merupakan bentuk komitmen kita bersama untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan daerah sekaligus memberikan penguatan pada kualitas pendidikan anak usia dini. Nantinya tarian ini akan diajarkan kepada anak-anak dalam bentuk ekstrakurikuler, supaya selain mereka sehat, juga bisa turut melestarikan budaya asli Kota Kediri,” ucapnya.

Pelatihan tersebut dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama menarikan Tari Gogor Putih kemudian pada sesi kedua memperagakan Senam Kreasi Kediriku. Melalui kegiatan tersebut, Anang berharap agar para peserta dapat menguasai gerak tari, sehingga dapat mentransmisikan kepada peserta didik di masing-masing sekolah. “Harapannya agar anak-anak supaya sehat, senang, dan ikut melestarikan budaya tradisional,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ety Kusumaningtyas, pemateri dari Sanggar Guntur menuturkan bahwa Tari Gogor Putih diciptakan berdasarkan ikon Kota Kediri yakni Macan Putih. “Gogor, artinya anak Macan. Di sini Saya mengambil Gogor karena yang menarikan anak-anak, makanya Saya ambil gerakan Gogor Putih atau anaknya Macan Putih,” jelas perempuan berkacamata itu.

Konon cerita, ujar Ety, Macan Putih merupakan penjelmaan dari Sri Aji Joyoboyo yang mengubah wujudnya karena ingin lebih dekat dengan rakyatnya untuk mengetahui kondisi rakyatnya. “Harapan Saya kelak anak-anak kalau sudah besar bisa meneladani kisah Raja Joyoboyo sebagai pemimpin yang bertanggungjawab, bisa dekat dengan rakyatnya, dan berkepribadian luhur,” tandasnya.

Sementara itu, Fitria Enggarsari, pemateri dari Sanggar Dieva Dance Studio Kediri, mengutarakan pelatihan gerak yang Ia ajarkan yakni Senam Kreasi Kediriku. Tak lepas dari kesenian asli Kota Kediri, Senam Kreasi Kediriku terilhami dari tari Jaranan yang dikemas dalam bentuk kontemporer, dengan tetap menggunakan Pecut sebagai properti.

“Gerakan ini kami sosialisasikan kepada Bunda-Bunda PAUD, kemudian diimbaskan untuk anak-anak Kota Kediri. Nanti saat Hari Anak Nasional kita senam bersama membawakan Senam Kreasi Kediriku untuk memecahkan Rekor MURI,” terangnya. Ia berharap melalui senam ini dapat meningkatkan kebugaran jasmani serta menambah kegiatan positif siswa kanak-kanan di Kota Kediri. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

wanita dengan kulit sawo matang mengenakan outfit emerald dan cream

Keuntungan Punya Kulit Sawo Matang dalam Fashion

ayam lodho pak yusuf trenggalek dengan kuah santan kental

Saatnya Menikmati Legenda Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek

Ilustrasi pidato Soekarno di Kongres Muhammadiyah 1965 terkait ambisi nuklir Indonesia

Fantasi Nuklir Soekarno di Kongres Muhammadiyah 1965: Ambisi Bom Atom yang Tak Terwujud

  • Ilustrasi seseorang mengirim ucapan Idul Fitri 2026 melalui WhatsApp di ponsel

    Daftar Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Lengkap dan Tinggal Copas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In