• Login
Bacaini.id
Thursday, September 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Supeltas Difabel di Malang Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Dalami Motif Pelaku

ditulis oleh Solichan Arif
30 October 2024 07:00
Durasi baca: 2 menit
Supeltas Difabel di Malang Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Dalami Motif Pelaku. (foto/ist)

Supeltas Difabel di Malang Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Dalami Motif Pelaku. (foto/ist)

Bacaini.ID, MALANG – Polisi berhasil mengamankan pelaku penganiayaan petugas supeltas di Jalan Raya Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang yang viral di media sosial baru-baru ini

Korban diketahui seorang tuna wicara dan tuna rungu yang entah apa sebabnya tiba-tiba dianiaya para pelaku. Satu orang pelaku terekam kamera CCTV beberapa kali melayangkan bogem mentah hingga menendang korban.

Peristiwa itu terjadi di depan SPBU Kendalsari, Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang pada Minggu (27/10/24) pukul 15.00 WIB. Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto membenarkan peristiwa yang terjadi. Saat ini pelaku sudah diamankan untuk proses penyidikan.

”Iya benar, kami sudah menangkap pelaku. Saat ini sedang diproses,” ujar Dadang, Selasa (29/10/2024).

Peristiwa diketahui berawal dari korban bernama Wachid Chadafi (41) warga Desa Ngenep Kecamatan Karangploso sedang istirahat untuk minum, usai menyeberangkan kendaraan. 

Tiba-tiba ia didatangi 3 orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor Honda Verza. Hingga salah satu pelaku kemudian langsung memukul pipi korban sebanyak 3 kali dan juga menendang korban. 

Sementara satu pelaku lainnya melontarkan kata-kata kasar kepada korban. Usai melakukan penganiayaan, ketiga pelaku langsung kabur melarikan diri.

“Korban yang merupakan tuna rungu dan wicara, saat itu sedang istirahat. Korban tak kuasa melawan hingga mengalami luka-luka dan kaca matanya pecah,” jelas Ponsen.

Sejauh ini, kepolisian masih mendalami motif penganiayaan yang dilakukan para pelaku.

Penulis: A. Ulul

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Malangpenganiayaanpenganiayaan supeltassupeltassupeltas difabel
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Trem listrik berbasis baterai Bandara Ngurah Rai–Canggu Bali

Bali Kembangkan Trem Listrik Berbasis Baterai, Hubungkan Bandara Ngurah Rai–Canggu

Boy Thohir. Foto: istimewa

Membongkar Dugaan Korupsi Pajak Adaro dan Bayang-Bayang Boy Thohir

Pria tewas terlindas KA Majapahit di Garum Blitar

Pria 55 Tahun Tewas Terlindas KA Majapahit di Garum Blitar

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In