• Login
Bacaini.id
Monday, October 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Didemo Mahasiswa, Polres Kediri Kota Menolak Minta Maaf

ditulis oleh
27 August 2024 22:03
Durasi baca: 2 menit
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Mapolresta Kediri. Foto: bacaini/AKJ

Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Mapolresta Kediri. Foto: bacaini/AKJ

Bacaini.ID, KEDIRI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Afiliasi Sekartaji berunjuk rasa di depan Mapolres Kediri Kota, Selasa, 27 Agustus 2024. Aksi tersebut sebagai bentuk kecaman atas tindakan represif aparat saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa di gedung DPRD Kota Kediri.

Dengan membentangkan poster dan orasi, puluhan mahasiswa mengecam penganiayaan oleh polisi yang membuat 16 mahasiswa terluka dalam aksi menolak revisi UU Pilkada. “Total ada 16 orang luka-luka, bahkan 6 sampai 8 mahasiswa sampai dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata koordinator aksi Tri dalam orasinya.

baca ini Polisi Bubarkan Paksa Aksi Mahasiswa Dua Terluka

Karena mereka menuntut agar kepolisian meminta maaf atas perbuatan represif yang telah dilakukan.

Aksi demonstrasi tersebut juga diiringi dengan tabur bunga, sebagai simbol matinya institusi kepolisian sebagai penegak hukum.

Selain melakukan aksi, para mahasiswa akan mengambil langkah hukum atas kasus tindak represif yang dialami. “Kami akan menempuh jalur hukum. Akan koordinasi dulu dengan LBH yang ada di beberapa daerah,” papar Tri.

baca ini AJI Kecam Tindakan Represi Polisi Pada Mahasiswa di Kediri

Kabag Ops Polres Kediri Kota AKBP Abraham Sisik menolak memenuhi tuntutan masa aksi untuk meminta maaf. Ia menyangkal telah terjadi tindak kekerasan yang dilakukan anak buahnya saat pengamanan aksi unjuk rasa beberapa hari lalu.

“Ya tidak mau minta maaf. Kalau dari kita, mari kita berbenah dan evaluasi yang jelas setiap pengamanan unjuk rasa sudah sesuai SOP. Tidak boleh memukul, menganiaya, senjata api, hingga gas air mata. Tetapi dalam situasional kena lemparan batu mungkin ada yang tidak terima,” elaknya.

Penulis: A.K. Jatmiko
Editor: Hari Tri W

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: MahasiswaPolres Kediri Kota
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Supeno kusir dokar yang pernah berjaya di era Bioskop Bayu. Foto: Bacaini/Hari Tri W

Dokar Supeno, Bertahan dari Masa Bioskop Bayu Tarif Rp200

Phryne dalam kisah persidangan di Yunani Kuno

Phryne, Perempuan yang Lolos dari Hukuman Mati Berkat Tubuh Indah

Ilustrasi seorang ibu yang merenungkan perubahan identitas dirinya setelah memiliki anak

Menjadi Ibu Bikin Perempuan Kehilangan Diri Sendiri, Mengapa?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In