• Login
Bacaini.id
Friday, July 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

PNM Kediri Ajari Ibu-ibu di Kaki Gunung Kelud Membuat Olahan Cabai

ditulis oleh
13 August 2024 19:29
Durasi baca: 1 menit
Pelatihan olahan cabai oleh PNM di Kabupaten Kediri. Foto: istimewa

Pelatihan olahan cabai oleh PNM di Kabupaten Kediri. Foto: istimewa

Bacani.ID, KEDIRI – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kediri memberi pelatihan pembuatan keripik dan manisan cabai kepada ibu-ibu di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Desa di kaki Gunung Kelud ini menjadi penghasil cabai yang cukup besar.

Melimpahnya hasil panen komoditas cabai di Desa Kebonrejo kerap menyisakan cabai di lahan pertanian. Selama ini sisa panen itu sering terbuang sia-sia hingga membusuk.

Untuk memanfaatkan dan menambah nilai ekonomi masyarakat, PNM memberi pelatihan pembuatan keripik dan manisan cabai kepada ibu-ibu nasabah Mekaar di Desa Kebonrejo.

“Kami memberi edukasi untuk memanfaatkan sisa hasil panen agar memiliki nilai jual, serta menciptakan peluang usaha baru,” kata Kepala PNM Cabang Kediri, Mizan Sahroni saat menhadiri Program Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Klasterisasi Sektoral bertajuk pelatihan olahan cabai dari sisa hasil panen, Senin, 12 Agustus 2024..

Mizan mengapresiasi sikap ibu-ibu nasabah PNM Mekaar yang antusias mengikuti pelatihan. Ia berharap usai pelatihan ini, mereka bisa segera mempraktikan agar menambah nilai ekonomi dari pertanian cabai.

”Dengan pelatihan ini semoga ibu-ibu nasabah Mekaar lebih produktif dan berdaya,” pungkas Mizan.

Penulis: A.K. Jatmiko
Editor: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: PNMPNM Kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Buaya terlihat muncul di kawasan Pantai Sine Tulungagung sebelum kembali berenang ke tengah laut

Buaya Muncul di Pantai Sine Tulungagung, Warga dan Nelayan Geger

Ilustrasi anak korban kekerasan sebagai sorotan Hari Anak Nasional dengan tingginya kasus di Jawa Timur

Kasus Kekerasan Anak di Jatim Tertinggi, Tapi Banyak Tak Diproses Hukum

Anak-anak mengikuti peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum refleksi sejarah perubahan perayaan dari 6 Juni menjadi 23 Juli di Indonesia

Sejarah Hari Anak Nasional: Mengapa Dipindah dari 6 Juni ke 23 Juli?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In