• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Melihat Kemandirian Desa Ringinrejo

ditulis oleh
28 July 2024 13:01
Durasi baca: 3 menit
Kantor Desa Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Kantor Desa Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Bacaini.ID, KEDIRI – Berbatasan dengan wilayah Kabupaten Blitar, Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo menjadi salah satu desa yang diperhitungkan di Kabupaten Kediri. Desa ini ditetapkan menjadi Desa Mandiri karena keberhasilannya membangun masyarakat di berbagai sektor.

Plakat Desa Mandiri diberikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sebagai apresiasi atas keberhasilan pemerintah desa membangun kemandirian warga. “Kita dinilai sukses membangun pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian, wisata, perekonomian, keagamaan, budaya, kerukunan, pembangunan fisik dan non fisik,” kata Kepala Desa Ringinrejo, Ahmad Ali saat berkunjung ke kantor Redaksi Bacaini.ID, Jumat, 26 Juli 2024.

Mengelola 6.400 warga yang memiliki beragam latar belakang pekerjaan bukan perkara mudah. Mulai petani, pedagang, pegawai negeri, pekerja swasta, pelaku UMKM, hingga serabutan berbaur menjadi satu di Desa Ringinrejo.

Sejak dilantik menjadi kepala desa, Ahmad Ali langsung melakukan pemetaan masalah warga. Salah satunya adalah persoalan ekonomi dimana sebagian besar warganya berada di kelompok menengah ke bawah. Hal ini ironi mengingat ada banyak potensi desa yang bisa dikembangkan. Termasuk industri skala rumahan yang ditekuni warga bertahun-tahun.

“Saya mendorong mereka untuk mengajukan pinjaman lunak dari pemerintah. Kebetulan saat itu banyak sekali program KUR (kredit usaha rakyat) dengan bunga kecil,” kata Ali.

Ahmad Ali bersama Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Ringinrejo berkunjung di kantor redaksi Bacaini.ID

Tak hanya memberi rekomendasi pinjaman yang tepat, Ali juga mempermudah persyaratan pinjaman agar disetujui. Alhasil, hampir seluruh pengajuan warganya disetujui oleh pemerintah. Mereka mendapat bantuan modal untuk mengembangkan usaha yang dijalankan.

Selain mempermudah akses pinjaman kepada warga, Ali juga membentuk klaster pertanian nangka. Ide ini muncul ketika melihat hampir seluruh warga memiliki lahan, baik di depan maupun belakang rumah, yang bisa dimanfaatkan untuk menanam. “Saya pilih tanaman nangka karena hasil buahnya bisa dijual dengan harga tinggi. Nangka muda untuk sayur, sedangkan nangka tua untuk buah,” katanya.

Tak ingin membebani keuangan warga, benih nangka ia dapatkan dari Dinas Pertanian melalui pengajuan desa. Melalui komunikasi dan edukasi yang cair, Ali bisa meyakinkan warganya untuk menanam nangka. Sebanyak 1.300 benih nangka berhasil didistribusikan kepada warga, sehingga hampir setiap rumah di Desa Ringinrejo memiliki tanaman nangka.

Jika berbuah, mereka juga tak perlu repot menjual. Ada pengepul yang siap membeli buah nangka mereka, baik dalam kondisi muda maupun masak. Hasil penjualannya pun lumayan. “Satu pohon bisa keluar uang Rp.700 ribu sampai Rp.1000.000,” ungkap Ali.

Pemberian bibit alpukat kepada warga Desa Ringinrejo

Sukses berbudidaya nangka, kini Ahmad Ali merintis budidaya alpukat. Sama seperti nangka, penjualan buah alpukat cukup tinggi dengan kebutuhan pasar yang besar.

Selain memperkuat ketahanan pangan, Ahmad Ali turut memberi perhatian pada peningkatan kualitas SDM warganya. Ia sadar salah satu upaya menaikkan derajat ekonomi warganya adalah meningkatkan taraf pendidikan anak-anak mereka.

Caranya dengan mendaftarkan mereka ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini memungkinkan warga Ringinrejo mengakses bantuan pemerintah. Seperti Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial, serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). Mereka juga bisa mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Dengan program ini membuka kesempatan anak-anak kurang mampu mendapat layanan pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Banyak warga kami lulus dari UGM, UNAIR, dan Unibraw dengan bantuan pemerintah,” kata Ali bangga.

Ia juga bersyukur dengan kondisi geografis yang bersebelahan dengan Kabupaten Blitar bisa menjaga kondusifitas warga. Menurut Ali, mengelola desa di daerah perbatasan dengan daerah tengah sangat berbeda. “Jauh lebih sulit daerah perbatasan,” katanya.

Ia mencontohkan, perbedaan nilai pajak yang ditetapkan masing-masing kabupaten kerap memicu protes warga. Apalagi jika pajak kabupaten sebelah lebih rendah. Termasuk potensi kerawanan keamanan, dimana kawasan perbatasan lebih banyak didominasi kawasan hutan.

“Koordinasi kami dengan Babinsa dan Babinkamtibmas sangat bagus. Mereka banyak menstimulus warga kami untuk melakukan pam swakarsa melalui sisklaming,” pungkas Ali.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: desa ringinrejokabupaten kediri
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Warga Ringinrejo says:
    2 years yang lalu

    Mantab Semoga Desa Ringinrejo Semakin Lebih Baik Lagi

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

Nelayan Pantai Prigi Trenggalek menyiapkan kapal di tengah kenaikan harga solar industri

Harga Solar Industri Naik, Nelayan Prigi Trenggalek Keluhkan Biaya Melaut Membengkak

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In