• Login
Bacaini.id
Thursday, June 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ini Penyebab Penganiayaan Santri Hingga Tewas di Kediri

ditulis oleh
28 February 2024 16:42
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi anak laki-laki. Foto: Freepick

Ilustrasi anak laki-laki. Foto: Freepick

Bacaini.id, KEDIRI – Empat pelaku penganiayaan Bintang Balqis Maulana, santri Ponpes Al-Hanifiyyah, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri tak menduga korban meninggal dunia akibat pemukulan yang dilakukan. Mereka merasa menyesal.

Kepada kuasa hukum Rini Puspitasari yang mendampingi mereka, keempat pelaku membeberkan penyebab penganiayaan tersebut. Salah satunya sikap korban yang dianggap membandel.

Bintang disebut memberikan keterangan yang tidak sesuai kepada orang tuanya tentang kondisinya di pondok. Termasuk saat memberitahukan kondisinya ketika sakit di pondok sebelum penganiayaan terjadi.

“Menurut keterangan anak-anak (pelaku), Bintang (mengaku) sakit (kepada orang tuanya) karena disuruh kerja. Kemudian dinasehati supaya jangan begitu,” terang Rini, Rabu, 28 Februari 2024.

Selain itu, sikap korban lainnya yang membuat para pelaku marah adalah ketika Bintang tidak ikut sholat jamaah. Namun saat diingatkan oleh salah satu pelaku, respon Bintang dinilai tidak menyenangkan.

“Bintang ini menjawab iya..iya…kemudian matanya juga melotot. Jadi akhirnya (pelaku) emosi kemudian dipukul,” terang Rini.

Akibat penganiayaan tersebut, Bintang mengalami luka cukup parah pada Jumat pukul 03.00 WIB. Nyawanya tak bisa diselamatkan meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Rini, keempat pelaku tidak menduga jika pemukulan yang dilakukan berdampak sangat fatal kepada Bintang.

“Dari kemarin ngobrol saya ya, merasa menyesal. Kemudian merasa bersalah. Nggak menduga akibat dari pemukulan itu mengakibatkan Bintang luka dan meninggal,” terang Rini.

Penulis: AK Jatmiko
Editor: Hari Tri W

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Kediriperundunganpondok pesantrensantri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mahasiswa Cipayung Plus Blitar Raya menggelar aksi demonstrasi di depan DPRD Kabupaten Blitar dengan membakar ban bekas dan menyampaikan 11 tuntutan kepada pemerintah, Kamis 25 Juni 2026

11 Tuntutan Demo Cipayung Plus di Blitar yang Nyaris Robohkan Pagar DPRD

Tipu Rp10 Milyar, YS Istri Polisi Kediri Gemar Pamer Kemewahan

Korban arisan bodong meminta tanggungjawab di rumah YM. Foto: istimewa

Modus Arisan Fiktif, Istri Anggota Polres Kediri Gondol Rp10 Milyar

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In