• Login
Bacaini.id
Monday, January 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Penularan Bertambah, Aktivitas Warga Kota Kediri Kembali Dibatasi

ditulis oleh
8 July 2020 22:34
Durasi baca: 2 menit
Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana memimpin penutupan jalan protokol untuk menekan penularan Covid-19.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana memimpin penutupan jalan protokol untuk menekan penularan Covid-19.

KEDIRI – Setelah sempat longgar beberapa saat, pembatasan aktivitas warga Kota Kediri kembali dilakukan. Polisi menutup ruas jalan dan tempat umum yang menjadi titik keramaian warga.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana mengatakan penutupan akses jalan umum dilakukan setelah melihat perilaku masyarakat yang mengabaikan dan meremehkan pandemi Covid-19. Malam ini, polisi menutup ruas Jalan Doho yang menjadi pusat perdagangan dan keramaian kota.

baca ini Awas Virus Corona dari Malaysia Masuk Kediri

“Kita melakukan beberapa pengalihan arus di beberapa ruas jalan di Kota Kediri, tujuannya agar mengurangi kerumunan massa,” jelas AKBP Miko Indrayana, Rabu (8/7/2020).

Menurut Miko, kerumunan massa seperti ini jika dibiarkan akan menambah angka penularan Covid-19 di Kota Kediri. Padahal pandemi corona di Kota Kediri belum berlalu.

baca ini Gawat Penyebaran Covid-19 Kota Kediri Naik Lagi

Karena itu malam ini anggota Satuan Lalu lintas Polres Kediri Kota menutup Jalan Dhoho, jalan taman Sekartaji, Taman Brantas, Jalan PK Bangsa, Jalan Sudirman, serta jalan H.O.S Cokroaminoto. Warga yang hendak melintas di jalan itu diminta mengambil jalur lain untuk mengurai kepadatan pengguna jalan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 dr. Fauzan Adima M.Kes mengatakan masyarakat Kota Kediri mulai acuh dengan kondisi pandemi yang masih mengancam. Hal itu terlihat dari mulai banyaknya masyarakat yang memadati kawasan tertentu di Kota Kediri seperti Jalan Dhoho dan beberapa jalan lain.

“Yang kita khawatirkan terjadinya gelombang kedua, karena sudah landai sudah tidak ada kasus masyarakat sudah mulai abai, cuek, seolah meremehkan pandemi ini,” jelas Fauzan.

Gelombang kedua tersebut, kata Fauzan, kemungkinan besar akan terjadi jika masyarakat masih tetap seenaknya tidak menghiraukan aturan yang ada. Fauzan juga menyebut, masyarakat harus mempunyai kesadaran penuh akan virus yang telah menjalar ke puluhan ribu orang di Indonesia ini.

“Sesuai dengan apa yang dikatakan presiden, masyarakat harus mempunyai perasaan yang sama bahwa pandemi ini belum berakhir, dan saling menjaga dengan mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Fauzan.

Hari ini Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengumumkan penambahan tiga orang positif terjangkit Corona di kotanya. Satu orang warga Kelurahan Mojoroto berjenis kelamin perempuan tertular suaminya yang bekerja di Surabaya.

Kasus kedua pria berusia 68 tahun dari Singonegaran yang bekerja Pasar Pahing dari klaster Banyakan. Sedang kasus ketiga laki-laki umur 49 tahun warga Kaliombo. “Saya berharap warga Kota Kediri tetap berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan,” kata Abu Bakar melalui akun instagram pribadinya.(*)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: AKBP miko indrayanaCovid-19kota kediriPolres Kediri Kota
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In