• Login
Bacaini.id
Thursday, June 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ribuan Perempuan Blitar Mengadu Nasib di Luar Negeri, ke mana Laki-lakinya?

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
2 February 2024 21:06
Durasi baca: 1 menit
Ribuan Perempuan Blitar Mengadu Nasib di Luar Negeri, ke mana Laki-lakinya?. (foto: Ilustrasi/ANTARA)

Ribuan Perempuan Blitar Mengadu Nasib di Luar Negeri, ke mana Laki-lakinya?. (foto: Ilustrasi/ANTARA)

Bacaini.id,BLITAR – Jumlah buruh migran atau pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Blitar masih terbesar nomor dua di Provinsi Jawa Timur.

Secara nasional jumlah PMI Kabupaten Blitar terbesar nomor empat. Pada tahun 2023, jumlah PMI asal Kabupaten Blitar diketahui mencapai 4.167 jiwa.

“PMI Kabupaten Blitar terbanyak nomor dua di Jatim dan nomor empat di nasional,” ujar Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Blitar Yopie Kharisma kepada wartawan.

Penyumbang terbesar PMI asal Kabupaten Blitar berasal dari wilayah Kecamatan Ponggok, Kademangan dan Gandusari. Adapun negara tujuan terbesar adalah Hongkong, Taiwan dan Malaysia.

Sebagian besar PMI, kata Yopie bekerja di sektor informal, yakni di antaranya sebagai asisten rumah tangga (ART). Jumlahnya sebanyak 2.749 jiwa. Dari jumlah yang bekerja di sektor informal itu, 2.734 jiwa di antaranya adalah perempuan.

Kemudian sebanyak 1.418 jiwa bekerja di sektor formal, yakni 1.271 di antaranya berjenis kelamin laki-laki.

Menurut Yopie, dibanding tahun 2022, jumlah PMI Kabupaten Blitar tahun 2023 mengalami penurunan. Pada tahun 2022 jumlah PMI mencapai 4.446 jiwa. “Dibanding tahun 2022 ada penurunan sedikit,” ungkapnya.

Banyaknya warga Kabupaten Blitar memilih menjadi pekerja migran, yakni terutama perempuan, lantaran disebabkan faktor ekonomi. PMI merupakan solusi tercepat untuk memperbaiki ekonomi.

“Rata-rata yang mendorong menjadi PMI adalah karena ingin memperbaiki ekonomi,” pungkasnya.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: buruh migranPekerja migranPMI
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Forum Majelis Kaum Muda NU Mataraman di Ndalem Ageng Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo membahas Maklumat 26 jelang Munas-Konbes NU 2026

Maklumat 26 KMNU Diluncurkan Jelang Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Kediri, ini Isinya

Ilustrasi korban kekerasan. Foto: unsplash

Penganiaya Perempuan Berkebutuhan Khusus Hingga Meninggal Ditetapkan Tersangka

Adi Prayitno, pengamat politik. Foto: tangkapan layar YouTube @adi prayitno official.

Pembubaran Diskusi UGM, Pengamat Politik: Ada Yang Sulit Dipahami Masyarakat

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In