• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Diculik dan Diperas 30 Juta Gegara Diduga Setubuhi Menantu, Warga Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
18 November 2023 19:35
Durasi baca: 2 menit
Diculik dan Diperas 30 Juta Gegara Diduga Setubuhi Menantu, Warga Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri. Tampak para tersangka diamankan petugas Polres Malang. (foto/ist)

Diculik dan Diperas 30 Juta Gegara Diduga Setubuhi Menantu, Warga Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri. Tampak para tersangka diamankan petugas Polres Malang. (foto/ist)

Bacaini.id, MALANG – Nasib tragis menimpa Abdul Ghofur, seorang tukang bangunan asal Kecamatan Kepanjen, Malang, Jawa Timur yang ditemukan tewas gantung diri di sebuah rumah di Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Malang Kamis (16/11/2023) sore.

Sebelum ditemukan tewas gantung diri, Abdul Ghodur diduga menjadi korban penculikan dan pemerasan. Terungkap, yang bersangkutan nekat gantung diri usai menjadi target penculikan dan pemerasan uang mencapai Rp 30 juta.

Polres Malang telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. “Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah kepada wartawan Sabtu (18/11/2023).

Kelima tersangka yang diduga melakukan penculikan dan penganiayaan adalah Kasianto alias Antok (41), Subagio (49), Rochmad alias Matador (50), Mawan (43) dan Rosidi (49). 

Keganjilan kematian Abdul Ghofur terungkap setelah keluarga korban melapor ke pihak kepolisian karena korban menghilang usai dijemput sejumlah orang sejak Rabu (15/11/2023), yakni sekitar pukul 20.00 WIB. 

Terungkap korban sempat meminta keluarga menyediakan sejumlah uang puluhan juta sebelum kemudian ditemukan gantung diri. Usai diselidiki, kejahatan itu akhirnya terkuak.

Gandha Syah mengatakan kelima tersangka telah terbukti melakukan serangkaian penculikan, penganiayaan hingga pemerasan. Pengungkapan diawali dengan memeriksa hingga 17 saksi.

Dari hasil penyelidikan, diketahui awalnya korban dijemput seorang pria tak dikenal pada Rabu (15/11/2023). Ternyata, di tempat tujuan itu ia telah ditunggu oleh 5 tersangka yang ingin menanyakan dugaan tindak pemerkosaan oleh korban terhadap menantunya sendiri.

“Korban diduga melakukan persetubuhan dengan menantunya. Kemudian menantu ini cerita ke tersangka Kasihanto, hingga akhirnya terjadilah rencana penculikan tersebut,” ungkap Gandha dalam konferensi pers, Sabtu (18/11/2023).

Korban mendapatkan intimidasi hingga penganiayaan serta pengeroyokan hingga mengakibatkan luka dan ketakutan. Para tersangka kemudian menawarkan uang damai senilai Rp 30 juta. 

Korban, terang Gandha, juga sempat minta tolong pada anak dan saudara-saudaranya memenuhi permintaan tersebut. Namun, tidak ada yang memiliki uang sejumlah itu, hingga akhirnya korban ditemukan tewas bunuh diri di rumah salah satu tersangka. 

“Motifnya diketahui bahwa para tersangka ingin mendapatkan uang dengan melakukan pemerasan saat mengetahui dugaan persetubuhan itu. Dari situlah, muncul niatan para tersangka untuk memeras korban,” jelasnya.

Akibat perbuatan yang dilakukan, kelima tersangka terancam dijerat pasal berlapis terkait penculikan, penganiayaan hingga pemerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Penulis: A.Ulul

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Gantung diripemerrasanpenculikansetubuhi menantu
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In