• Login
Bacaini.id
Wednesday, August 5, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hutan Lindung Gunung Budeg Tulungagung Diduga Dibakar 4 Kali, Polisi Buru Pelaku

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
26 September 2023 10:07
Durasi baca: 2 menit
Gunung Budeg Tulungagung diduga dibakar 4 kali, Polisi buru pelaku. (foto/ist)

Gunung Budeg Tulungagung diduga dibakar 4 kali, Polisi buru pelaku. (foto/ist)

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Kebakaran kembali melanda kawasan hutan lindung Gunung Budeg, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur.

Mirisnya, peristiwa kebakaran hutan yang sudah terjadi empat kali itu diduga ada yang sengaja membakarnya. Total ada sekitar 20 hektar yang telah terbakar.

Kebakaran hutan Gunung Budeng yang terkini terjadi pada Senin 25 September 2023. Api yang mula-mula membakar sisi barat, dalam waktu cepat merembet ke sisi utara kawasan Gunung Budeg.

“Kondisi lahan yang kering dan banyak semak-semak membuat api cepat menyebar. Area yang terbakar mencapai 10 hektar,” ujar Kapolsek Campurdarat Polres Tulungagung Iptu Mohammad Anshori kepada wartawan.

Kebakaran di kawasan Gunung Budeg hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Pasalnya, kejadian tersebut bukanlah pertama kali terjadi. 

“Kami masih belum tau apa penyebab pastinya. Apakah kebakaran hutan dibakar oleh orang lain atau ada penyebab lainya,” terangnya.

Ketua Pokdarwis Gunung Budeg Tulungagung, Agus Utomo mengatakan kebakaran yang terjadi terhitung sudah empat kali. Adapun total kawasan yang terbakar mencapai 20 hektar.

“Hutan yang terbakar masuk dalam hutan lindung. Dari total luasan hutan yakni 44 hektare total yang terbakar mencapai 20 hektar,” paparnya.

Menurut Agus kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Budeg diduga disengaja oleh seseorang. Pasalnya, peristiwa kebakaran selalu berulang saat memasuki musim kemarau.

“Kejadian itu tidak pernah berhenti setiap kali kemarau. Sebetulnya warga tahu siapa yang membakar, yang pasti adalah orang terdekat,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: dibakargunung budeghutan lindungkebakaran hutanpolisi
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kucing liar Nine Lives yang menjadi buronan konservasi di Selandia Baru selama tiga tahun

Kucing Nine Lives Akhirnya Ditembak Mati dan Picu Polemik

Ilustrasi Sekolah Rakyat Taman Putera era kolonial Belanda

Sri Panggian, Pendiri Sekolah Rakyat yang Melawan Belanda

Suasana Desa Wisata Penglipuran di Bangli Bali yang akan ditutup sementara pada 6 September 2026 untuk pelaksanaan Upacara Melasti

Desa Wisata Penglipuran Ditutup 6 September, Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In