• Login
Bacaini.id
Wednesday, March 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sistem Proporsional Tertutup Picu Eskalasi Perebutan Ketua Partai

ditulis oleh
30 May 2023 10:18
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi partai politik. Foto:istimewa

Ilustrasi partai politik. Foto:istimewa

Bacaini.id, SURABAYA – Sistem proporsional tertutup diusulkan diterapkan dalam pemilihan umum 2024 mendatang. Pro kontra mewarnai gugatan uji materi (judicial review) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dengan beragam asumsi politiknya.

Sistem proporsional tertutup adalah penentuan kandidat yang bukan berdasar jumlah suara masing-masing individu, tetapi dari perolehan suara terhadap partai politik. Dalam mekanisme ini, pemilih memberikan suara kepada partai politik, bukan kepada calon legislatif. Sehingga penentu keterpilihan caleg sepenuhnya ditentukan pengurus partai politik berdasarkan nomor urut.

Dosen Ilmu Politik Universitas Airlangga (UNAIR), Ali Sahab SIP., M.Si. menilai penerapan sistem proporsional tertutup sebagai kemunduran demokrasi. “Dalam sistem pemilihan tertutup, masyarakat tidak mempunyai kebebasan dalam memilih calon legislatif, karena hanya memilih gambar partai,” katanya dikutip dari laman unair.ac.id.

Menurut Ali Sahab, sistem pemilihan tertutup membatasi pemilih untuk memilih partai politik secara keseluruhan. Sehingga kandidat legislatif ditentukan oleh partai sejumlah kursi yang didapatkan. Mekanisme ini dapat berdampak pada turunnya tingkat partisipasi dikarenakan tidak adanya caleg yang dikenal dan dapat dipilih dalam surat suara.

Kepemilikan hak dalam menentukan posisi dan urutan caleg yang melaju menjadi legislatif juga berdampak pada kepengurusan partai. Posisi pengurus partai yang sangat dominan akan memicu eskalasi perebutan posisi ketua partai.

“Sistem ini akan semakin memperkuat partai, khususnya pada posisi ketua partai. Sehingga dampak lainnya, kedudukan sebagai ketua partai akan menjadi rebutan,” jelas Ali Sahab.

Di Indonesia, kedua sistem itu sama-sama pernah digunakan. Sistem tertutup pernah digunakan pada pemilu 1955 dan 1999, sedangkan sistem terbuka pada pemilu legislatif tahun 2009, 2014, dan 2019.

Meski memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing, menurut Ali, sistem terbuka menjadi sistem yang mendukung adanya aspek demokrasi bagi masyarakat.

“Sistem pemilu terbuka merupakan sistem yang cukup mewakili keterwakilan daerah pemilihan, artinya pemilih ‘setengah’ tahu siapa yang menjadi wakilnya di tingkat legislatif,” ucap Ali.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: FISIPPemilu 2024sistem proporsional tertutupUNAIR
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Sarwo Edhie Wibowo saat memimpin operasi militer pasca peristiwa G30S 1965

Supersemar dan Alasan Sarwo Edhie Berterima Kasih kepada DN Aidit

pasangan berpegangan tangan yang menunjukkan manfaat sentuhan fisik bagi kesehatan mental

Menyentuh Pasangan Bisa Menyehatkan? Ini Kata Sains

Wujudkan Gerakan ASRI, Pemkab Jember Tertibkan Spanduk hingga Lapak Secara Persuasif

  • Perbaikan jalan rusak di Kabupaten Trenggalek menjelang Lebaran Idul Fitri 2026

    Jalan Rusak di Trenggalek Mulai Diperbaiki Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, Pemkab Siapkan Rp95 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In