• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Permintaan Dispensasi Kawin Tinggi, Gara-gara Gadget?

ditulis oleh Editor
18 January 2023 16:39
Durasi baca: 2 menit
Suasana di Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Suasana di Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Jumlah permintaan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri cukup tinggi. Mayoritas permintaan berasal dari pasangan muda karena hamil di luar nikah.

Berdasarkan data Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, awal tahun 2023 hingga pertengahan Januari ini sedikitnya sudah ada 26 pasangan yang mengajukan dispensasi kawin. Bahkan, sepanjang tahun 2022 lalu tercatat sebanyak 569 permintaan dispensasi kawin.

“Mayoritas dari pasangan muda berusia 15 sampai 17 tahun karena sudah hamil duluan. Sedangkan usia mereka belum memenuhi syarat usia minimal untuk menikah,” kata Humas P.A Kabupaten Kediri, Munasik kepada Bacaini.id, Rabu, 18 Januari 2023.

Munasik menyebutkan, ada empat faktor penyebab tingginya angka permintaan dispensasi kawin. Mulai dari hukum adat, ekonomi, pendidikan dan teknologi. Sementara di Kabupaten Kediri sendiri faktor yang paling dominan adalah faktor teknologi.

Diakuinya, teknologi masih menjadi faktor utama penyebab tingginya pengajuan dispensasi kawin, khususnya di PA Kabupaten Kediri. Menurutnya, teknologi canggih meningkatkan potensi para remaja mengkonsumsi produk digital apapun dengan lebih mudah.

“Tidak bisa dipungkiri, sekarang ini anak bisa dengan bebas mengakses konten dewasa hanya dengan gadget atau HP, sehingga banyak kasus hamil di luar nikah,” ungkapnya.

Munasik menambahkan, pihaknya berharap agar pemerintah memberikan kebijakan atau pengawasan terhadap anak. Terutama pada siswa yang masih duduk di bangku sekolah agar selektif dalam memilih pergaulan.

“Mungkin bisa dengan memberikan edukasi, melakukan kegiatan positif dan cerdas terutama dalam menggunakan gadget,” pungkasnya.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wisatawan menikmati perjalanan Jeep Adventure di kawasan pegunungan Wonosalam Jombang

Jeep Adventure Wonosalam Jombang, Wisata Alam Penuh Sensasi Petualangan

Petani hutan saat audiensi dengan Perhutani KPH Blitar membahas persoalan pengelolaan lahan SK HKm

Petani Hutan Blitar Desak Pemerintah Bereskan Hambatan Pengelolaan Lahan HKm

Pemulangan Michael Steven, bos Kresna Life ke Indonesia. Foto: Dok. Divhubinter Polri

Kabur ke Maroko, Bos Krisna Life Berhasil Ditangkap Interpol

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In