• Login
Bacaini.id
Monday, April 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dinkes Kota Kediri Ajak Kader Kilisuci Ikut Bimtek Tuberkulosis

ditulis oleh Editor
8 November 2022 20:29
Durasi baca: 2 menit
Bimtek program TBC untuk Kader Kilisuci. Foto: Ist

Bimtek program TBC untuk Kader Kilisuci. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Kasus Tuberkulosis (TBC) di Indonesia saat ini masih menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah, tidak terkecuali Pemerintah Kota Kediri. Perlu diketahui, jumlah temuan kasus TBC di Indonesia saat ini masih menjadi temuan kasus terbesar ke-3 di dunia.

Banyaknya temuan ini justru memacu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri untuk dapat menemukan lebih banyak lagi penderita TBC demi menuntaskan dan memutus penyebaran TBC di Kota Kediri. Untuk merealisasikannya, Dinkes membentuk kader Kilisuci yang akan bergerak menganalisa, menemukan dan memantau penderita TBC.

Sebanyak 1.870 kader Kilisuci yang telah dipilih Dinkes Kota Kediri secara bergilir akan diberikan ilmu dan wawasan tentang TBC, baik cara mengenalinya, pengobatan hingga pencegahan penyebaran TBC secara bergantian.

Seperti yang dilakukan di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri hari ini, Selasa, 8 November 2022. Bimtek program TBC ini rencananya akan dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 8 – 10 November 2022 dan akan diikuti 230 kader secara bergilir.

Pada hari pertama, Bimtek diikuti oleh 75 kader dari Kecamatan Mojoroto, selanjutnya hari kedua diikuti oleh 85 kader dari Kecamatan Kota dan terakhir akan diikuti 70 kader dari Kecamatan Pesantren.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima mengungkapkan bahwa hingga akhir bulan Oktober kemarin, jumlah kasus TBC yang ditemukan di Kota Kediri sudah mencapai 815 penderita.

“Jumlah ini bisa terus bertambah hingga akhir tahun. Semakin banyak temuan penderita, akan membuktikan kinerja dari kader Kilisuci,” ujarnya saat dihubungi, Selasa, 8 November 2022.

Meski jumlah temuan tersebut cukup besar, tapi menurut Fauzan sekitar 80% kasus atau 652 penderita TBC telah mendapatkan pengobatan yang intensif selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh. Sedangkan sisanya masih harus menjalani pengobatan rutin selama 6 bulan.

“Memang untuk pengobatan penderita TBC, pasien harus mengkonsumsi obat secara teratur selama 6 bulan, agar bakteri mycobacterium tuberculosis benar-benar mati. Pada fase pengobatan ini kader juga memiliki peran yang cukup penting demi mendukung kesembuhan pasien TBC,” jelasnya.

Fauzan mengaku bahwa Pemkot Kediri menaruh harapan besar pada kader Kilisuci dalam membantu Dinkes untuk menuntaskan kasus TBC di Kota Kediri. Karena tentu saja Pemkot Kediri tidak akan mampu bekerja sendiri untuk menemukan dan memantau pasien TBC.

“Saya ucapakan terimakasih kepada para kader Kilisuci yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab,” imbuhnya.

Selain sebagai upaya membekali ilmu dan pengetahuan para kader Kilisuci, bimtek program TBC ini juga sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 yang jatuh pada tanggal 12 November nanti.**

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Camat Puger, Beny Ginting

Relaksasi Jam Masuk Truk Imasco Diterapkan, Antrean di Puger Ditargetkan Hilang

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menaiki Haice bersama Jajaran OPD dalam rangka efisiensi BBM

Naik Haice Bareng OPD, Bupati Jember Kirim Pesan Efisiensi

Apel Pagi dan Halal Bihalal Idulfitri 1447 H, Mbak Wali Ajak ASN Perkuat Sinergi dan Inovasi

  • Wawali Blitar Elim Tyu Samba tidak hadir di upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In