• Login
Bacaini.id
Wednesday, March 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

BBM Naik, Antrean Kendaraan SPBU Panjang, Ternyata Ini Penyebabnya

ditulis oleh
12 September 2022 15:52
Durasi baca: 2 menit
Antrean kendaraan di salah satu SPBU Kota Kediri. Foto:bacaini/HTW

Antrean kendaraan di salah satu SPBU Kota Kediri. Foto:bacaini/HTW

Bacaini.id, KEDIRI – Meski harga BBM naik, namun antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap ramai. Penelusuran Bacaini.id mengungkap penyebab kondisi tersebut akibat sistem yang diterapkan Pertamina.

Sejak pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM pada 3 September 2022 lalu, antrean kendaraan di SPBU terus terjadi. Sejumlah SPBU di Kota Kediri menunjukkan antrean kendaraan, utamanya roda dua.

Pantauan bacaini.id menunjukkan antrean kendaraan terjadi di hampir seluruh SPBU di kota dan Kabupaten Kediri. Antrean sepeda motor bahkan kerap mengular hingga di pintu masuk SPBU.

Seorang operator SPBU mengatakan antrean kendaraan ini bukan karena pembatasan penjualan BBM atau lonjakan konsumsi kendaraan, melainkan sistem layanan penjualan BBM di SPBU. “Penggunaan barcode di tiap pengisian BBM kendaraan membutuhkan waktu. Ini yang membuat kecepatan layanan menjadi berkurang,” katanya.

Untuk setiap pengisian BBM sepeda motor, operator SPBU harus memasukkan jumlah BBM yang dibeli ke mesin pemindai barcode, untuk kemudian discan ke kode barcode. Ada pula operator yang harus memasukkan nomor polisi kendaraan sebelum discan.

Proses inilah yang memakan waktu lebih dibanding cara lama yang langsung menginput jumlah pembelian BBM di mesin pompa. Akibatnya antrean kendaraan menjadi panjang di sejumlah SPBU.

Kondisi lain yang ditemukan di lapangan adalah nilai transaksi pembelian BBM yang sama dengan sebelum kenaikan harga. Hal ini otomatis membuat konsumsi BBM cepat habis lantaran volume BBM yang dibeli menjadi lebih sedikit. “Sejak dulu saya beli Pertalite dua puluh ribu, entah jadinya berapa liter,” kata Reza, salah satu pengguna sepeda motor.

Hal ini membuatnya lebih sering bolak balik ke SPBU untuk mengisi BBM. Jika sebelumnya harga tersebut bisa mendapatkan 2,6 liter, kini hanya menjadi 2 liter Pertalite.

Yudi Iswanto, pengurus Hiswana Migas Kota Kediri tak membantah jika antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU. Namun dia menolak berkomentar terkait penyebab antrean yang diakibatkan penggunaan barcode.

“Lebih baik ditanyakan ke Pertamina saja, saya tidak bisa berkomentar,” katanya singkat melalui sambungan telepon.

Penulis: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: harga bbmKediripertaminaspbu
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Pengemudi Ojol Dapat Sembako Dari Polres Kediri Kota - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Evakuasi material longsor dan batu raksasa di jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16 Desa Nglinggis oleh petugas gabungan

Bahaya! Evakuasi Material Longsor Jalur Trenggalek-Ponorogo Tak Bisa Serta Merta, Tebing Masih Labil

Lontong Cap Go Meh lengkap dengan opor ayam dan sambal goreng ati

Lontong Cap Go Meh Bukan dari Tiongkok, Ini Sejarah Akulturasi Jawa-Tionghoa yang Unik

Batu raksasa menutup jalur utama Trenggalek-Ponorogo akibat longsor

Jalur Utama Trenggalek-Ponorogo Lumpuh, Tertutup Longsor dan Batu Raksasa

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat refleksi 1 tahun pemerintahan di Monumen PETA tanpa kehadiran Wakil Wali Kota

    Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Mengejutkan Wawali Blitar Soal Refleksi 1 Tahun dan STMJ, Mengaku Tak Diundang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Disabilitas Geruduk Dinsos Tulungagung, Bansos BPNT dan PKH Mandek Hingga Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In