• Login
Bacaini.id
Thursday, June 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Viral, Gus Samsudin dan Pesulap Merah Ikut Lomba Baris di Blitar

ditulis oleh Editor
9 August 2022 14:59
Durasi baca: 3 menit
Parodi perseteruan Gus Samsudin vs Pesulap Merah viral di media sosial. Foto: Tangkapan layar video

Parodi perseteruan Gus Samsudin vs Pesulap Merah viral di media sosial. Foto: Tangkapan layar video

Bacaini.id, BLITAR – Lomba baris berbaris warga Desa Rejowinangun, Kademangan, Kabupaten Blitar tampak sedikit berbeda. Terlihat salah satu kelompok peserta meng-cosplay Gus Samsudin dan Pesulap Merah.

Keunikan itu tidak lepas dari memanasnya perseteruan antara kedua YouTuber yang belakangan ini tengah ramai di jagat maya. Sontak, kelompok peserta lomba itu menjadi perhatian warga yang menonton. Momen itu diabadikan dalam rekaman video hingga viral di media sosial.

Dalam video singkat yang dilihat Bacaini.id, Selasa, 9 Agustus 2022 melalui akun Instagram @info_seputaran_blitar menunjukkan sekelompok peserta lomba di mana anggotanya memakai kostum khas Gus Samsudin. Pria tersebut mengenakan pakaian dan peci serba putih, sarung serta berkalung tasbih berukuran besar.

Sementara itu, salah satu pria lainnya memakai pakaian serba merah dan rambutnya pun dicat dengan warna senada mirip Pesulap Merah yang menjadi rival Gus Samsudin. Di belakangnya terlihat anggota lainnya meneriakkan yel-yel.

Pria yang menirukan gaya Gus Samsudin bertanya kepada anggota kelompoknya yang lain. “Wes siap opo urung? (sudah siap apa belum?),” teriaknya.

“Wes (sudah),” jawab yang lain kompak.
“Mana KTP-nya,” lanjutnya.

Seketika anggota kelompok yang lain menjawab dengan yel-yel “iki KTP” sambil mengacung-acungkan KTP mereka.

Tiba-tiba ada salah satu anggota di dalam barisan yang berteriak “Lapor ndan, KTP ku ra enek (KTP ku tidak ada),” ucap pria itu.

“Mulih o ae (pulang saja),” sambung Gus Samsudin abal-abal.

Parodi kelompok peserta lomba itu disambut gelak tawa warga. “Waduh tepak iki (Waduh masuk ini,” terdengar suara salah satu warga dalam video tersebut.

Aksi peserta lomba itu diduga menyindir perseteruan antara Gus Samsudin dan Pesulap Merah. Bahkan buntut dari perseteruan mereka, Desa Rejowinangun yang juga menjadi lokasi berdirinya Padepokan Nur Dzat Sejati, milik Gus Samsudin menjadi terkenal.

Seperti diketahui, setelah berlangsung aksi saling sindir di akun YouTube, Pesulap Merah menyambangi padepokan Gus Samsyudin. Tiba-tiba, perangkat desa meminta Pesulap Merah menunjukkan KTPnya saat hendak pulang dan langsung ditolaknya.

Video parodi kelompok peserta lomba baris-berbaris yang diposting pada tanggal 8 Agustus 2022 kemarin itu menggelitik jari warganet untuk berkomentar.

“Mungkin emang si kades lagi ngumpulin KTP buat periode kedua,” celetuk akun @faiy**. “Subhanalloh, semoga pak kadesnya diberi kesabaran dan ketabahan melihat ini. Jangan dendam pak ya,” timpal akun @maswof**.

“Kelakuan e wong Blitar enek-enek ae (kelakuan orang Blitar ada-ada saja,” tulis akun @kurniaoctav***.

“Dapat ide untuk memeriahkan HUT RI. Mantap! Meriah dan gembira bersama, senang lihatnya mereka tertawa gembira,” tulis akun @madiunpan*** menimpali.

Postingan video singkat akun instagram @info_seputaran_blitar yang tertera satu hari yang lalu itu hingga saat ini telah mendapat 2.262 like dan 226 komentar.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Forum Majelis Kaum Muda NU Mataraman di Ndalem Ageng Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo membahas Maklumat 26 jelang Munas-Konbes NU 2026

Maklumat 26 KMNU Diluncurkan Jelang Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Kediri, ini Isinya

Ilustrasi korban kekerasan. Foto: unsplash

Penganiaya Perempuan Berkebutuhan Khusus Hingga Meninggal Ditetapkan Tersangka

Adi Prayitno, pengamat politik. Foto: tangkapan layar YouTube @adi prayitno official.

Pembubaran Diskusi UGM, Pengamat Politik: Ada Yang Sulit Dipahami Masyarakat

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In