• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kecolongan, 48 Sapi di Tulungagung Suspek PMK

ditulis oleh Editor
7 June 2022 21:11
Durasi baca: 2 menit
Petugas Disnakeswan Tulungagung memeriksa kesehatan sapi. Foto: Bacaini/Setiawan

Petugas Disnakeswan Tulungagung memeriksa kesehatan sapi. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Sebanyak 48 hewan ternak sapi di enam kecamatan Tulungagung suspek penyakit mulut dan kuku (PMK). Diduga, hal ini terjadi karena adanya hewan ternak dari luar kota yang masuk ke Tulungagung.

Dari 48 suspek PMK, 21 ekor sapi sudah dinyatakan sembuh, sedangkan 27 sisanya masih dalam proses penyembuhan dengan diberikan vitamin. Sampel air liur sudah diambil dan dikirimkan ke Pusat Veteriner Farma Surabaya.

“Saat ini kami tengah menunggu droping vaksi dari Pembrov Jatim,” kata Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo kepada Bacaini.id, Selasa, 7 Juni 2022.

Maryoto menjelaskan, puluhan hewan ternak yang berstatus suspek tersebar di enam kecamatan di Tulungagung yakni Kecamatan Ngunut, Rejotangan, Ngantru, Gondang, Pagerwojo dan Sendang.

Bupati juga terus mengimbau agar masyarakat bisa saling tukar informasi terkait dengan PMK, untuk melakukan pencegahan dini. Menurutnya, temuan suspek PMK ini diduga karena masuknya hewan ternak dari luar Tulungagung.

“Dugaan kami ada penularan dari luar Tulungagung, karena sebelumnya, Tulungagung masuk zona hijau untuk kasus PMK,” pungkasnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Mulyanto menambahkan jika saat ini pihaknya masih menunggu hasil lab yang menunjukkan apakah hewan ternak tersebut memang positif terjangkit PMK.

Disinggung terkait ketersediaan vaksin PMK, Mulyanto mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan tim vaksinasi PMK yang terdiri dari dokter hewan dan petugas medis. Dalam hal ini Disnakeswan juga menggandeng pihak dari setiap desa, Bhabinkamtibmas serta Babinsa untuk penyaluran vaksin PMK.

“Perkiraan jadwal droping vaksin pada pertengahan Juni, namun sampai sekarang masih belum ada informasi lanjutan dari Pemprov,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mengatakan, dengan adanya temuan kasus suspek PMK, pihaknya akan memperketat penyekatan di perbatasan Tulungagung. Hal ini bertujuan untuk mencegah hewan dari luar daerah masuk ke Tulungagung.

“Personil gabungan juga telah melakukan pengecekan di wilayah perbatasan untuk memastikan hewan ternak yang masuk Tulungagung tidak terindikasi PMK,” kata AKBP Handono.

Menurutnya, lokasi penyekatan saat ini masih fokus dilakukan di jalan protokol. Sedangkan penyekatan di jalan tikus masih belum bisa maksimal.

“Maka dari itu, kami juga meminta kepada Satgas Desa untuk turut serta mengamankan wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: penyakit mulut dan kukuTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In