• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

PMK Meluas, Produksi Susu Sapi di Jombang Turun Drastis

ditulis oleh Editor
6 June 2022 19:28
Durasi baca: 2 menit
Peternak sapi perah di Jombang terdampak wabah PMK. Foto: Bacaini/ Syailendra

Peternak sapi perah di Jombang terdampak wabah PMK. Foto: Bacaini/ Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tidak kunjung tertangani terus membuat peternak resah. Tidak terkecuali peternak sapi perah di Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Jombang yang mengeluhkan turunnya produksi susu.

Seperti yang dialami oleh Elia Magdalena, salah satu peternak sapi perah yang ada di lereng gunung Anjasmoro, Wonosalam. Satu dari empat sapinya terdeteksi positif PMK. Selain mulutnya berbusa, nafsu makan sapi miliknya menurun drastis.

“Karena tidak mau makan, jadi produksi susunya ikut menurun,” kata Elia kepada Bacaini.id, Senin, 06 Juni 2022.

Elia mengungkapkan bahwa penurunan produksi susu sapi perahnya mencapai 300 persen. Dalam kondisi normal, produksi susu setiap satu ekor sapi miliknya bisa mencapai 15 sampai 20 liter setiap satu harinya.

Sayangnya setelah sapinya terdeteksi PMK produksi susu setiap satu ekor sapi hanya 3,5 hingga lima liter setiap satu harinya. Diakuinya, sekitar 15 liter susu hilang dari setiap ekor sapi indukan perharinya.

“Sejak muncul gejala saya langsung lapor Dinas Peternakan dan langsun disuntik vaksin dan juga vitamin. Saya juga kasih jamu untuk meningkatkan nafsu makan,” akunya.

Di Desa Galengdowo ini sapi perah menjadi sumber penghasilan para peternak. Setidaknya ada sekitar 1.500 ekor sapi yang telah berproduksi dan menjadi mitra pabrik susu. Setiap hari, warga selalu memeras susu sapi yang kemudian disetorkan kepada pengepul di desa. Dari produksi susu sapi inilah mereka mengantungkan hidup selain bertani di kawasan hutan sekitar.

“Kami berharap pemerintah dapat bergerak cepat untuk memutus mata rantai penyebaran PMK, karena penularannya sangat cepat jadi sapinya sendiri menjadi tidak produktif,” paparnya.

Berdasarkan data Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, sebaran kasus PMK terus mengalami peningkaatan. Bahkan hari ini, ada tambahan sebanyak 344 kasus baru yang berbanding terbalik dengan angka sembuh yang hanya sebanyak 51 ekor, dua ekor potong paksa meskipun angka kematian nihil.

Kadis Peternakan Kabupaten Jombang, Agus Susilo Sugioto menyebut hingga saat ini total kasus PMK di Jombang mencapai 2.631 ekor. Dengan jumlah sembuh sebanyak 535 ekor, potong paksa sebanyak 14 ekor dan kasus kematian sebanyak 22 ekor.

“Kita terus berusaha untuk menangani dan mencegah penyebarannya. Untuk yang sudah terdeteksi langsung ditangani secara medis dengan pengobatan dan pemberian vitamin,” pungkasnya.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

https://www.youtube.com/watch?v=-kcblebGSoE
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: jombangpenyakit mulut dan kukuproduksi susu sapi
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In