• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Labuh Laut Sambonyo, Tradisi Seabad Nelayan Pantai Sine

ditulis oleh Editor
3 June 2022 17:29
Durasi baca: 2 menit
Upacara adat Labuh Laut Sembonyo warga nelayan Pantai Sine, Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Upacara adat Labuh Laut Sembonyo warga nelayan Pantai Sine, Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Ratusan warga nelayan di Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung menggelar tradisi upacara adat Labuh Laut Sembonyo. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rizki dari laut.

Pakaian adat khas jawa melekat pada ratusan warga nelayan Pantai Sine Tulungagung. Mereka berjalan beriringan membawa sesaji diiringi dengan tarian jaranan menuju ke bibir pantai. Sesampainya di bibir pantai, beberapa tokoh adat memulai ritual Labuh Laut Sembonyo.

Mereka membaca doa, disusul dengan membuang sesaji ke laut kemudian diikuti para nelayan yang juga membuang sesaji disepanjang bibir Pantai Sine. Tradisi tersebut ternyata sudah berjalan selama ratusan tahun dan masih terjaga sampai saat ini.

Ketua Panitia Labuh Laut Sembonyo, Jaiman mengungkapkan bahwa upacara adat ini sudah berlangsung secara turun temurun sejak 100 tahun silam. Sudah seharusnya peninggalan leluhur ini terus dilestarikan, sehingga dalam upacara ini juga diikuti anak-anak dari warga nelayan Pantai Sine.

“Pelaksanaan labuh laut menggunakan penanggalan Jawa pada Jumat Kliwon, Bulan Sela. Kami meyakini bahwa hari tersebut merupakan hari baik untuk menggelar upacara tradisi ini,” ungkap Jaiman kepada Bacaini.id, Jumat, 3 Juni 2022.

Menurutnya, upacara labuh laut adalah bentuk rasa syukur keluarga nelayan Pantai Sine atas rezeki Tuhan yang dilimpahkan melalui hasil dari laut. Maka dari itu dalam setiap tahapan pelaksanaan labuh laut memiliki makna filosofisnya masing-masing.

“Sebelum melakukan labuh laut, kami melakukan kenduri lalu melakukan arak-arakan sembari membawa sesaji berupa makanan olahan hasil laut seperti ikan tongkol, kakap, gurita, tuna dan layur yang kemudian dilarung ke laut,” jelasnya.

Namun, selama dua tahun pandemi, tradisi labuh laut terpaksa dilakukan secara sederhana. Warga nelayan Pantai Sine hanya melakukan syukuran kecil-kecilan yang selanjutnya dilarung ke laut.

Pira 57 tahun itu menambahkan, dilakukannya upacara Labuh Laut Sembonyo menjadi harapan agar rezeki keluarga nelayan Pantai Sine semakin meningkat. Lebih dari itu, upacara ini juga diharapkan bisa menjadi perkembangan wisata kebudayaan.

“Harapan kami, upacara adat Labuh Laut Sembonyo ini bisa menjadi pariwisata kebudayaan di Tulungagung. Sehingga orang dari luar daerah bisa mengenal kebudayaan asli Tulungagung sekaligus tradisi ratusan tahun ini bisa tetap eksis,” tandasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Pantai Sine TulungagungTradisi Labuh Laut Sembonyo
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi guru kecewa setelah direndahkan murid yang menawarkan uang Rp1 juta demi membeli kunci jawaban ujian

Viral Murid Tawar Guru Rp1 Juta untuk Kunci Jawaban, Penyebab Remaja Tidak Sopan Terungkap

Petugas memeriksa lokasi kebakaran toko di Desa Bandung Kecamatan Diwek Jombang yang diduga akibat lemparan bom molotov

Bom Molotov Diduga Penyebab Kebakaran Toko di Jombang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan istrinya. Foto: istimewa

Gubernur Kaltim Terlanjur Jaga Marwah, Ibu Kota Indonesia Tetap Jakarta

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arsip Rahasia UFO Pentagon Dibuka, Misteri Alien Pulau Alor 1959 Kembali Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In