• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pro dan Kontra Malang Halal, Begini Sikap Wali Kota Malang

ditulis oleh Editor
19 February 2022 20:52
Durasi baca: 2 menit
Spanduk bertuliskan 'Malang Tolerant City not Halal City' yang sempat terpasang di depan Balai Kota Malang. Foto: Bacaini/A.Ulul

Spanduk bertuliskan 'Malang Tolerant City not Halal City' yang sempat terpasang di depan Balai Kota Malang. Foto: Bacaini/A.Ulul

Bacaini.id, MALANG – Wali Kota Malang, Sutaji mendapat sorotan warganet. Mereka mengecam pernyataannya yang akan menjadikan ‘Malang Halal’ sebagai predikat bagi Kota Malang.

Sejumlah elemen masyarakat pun menolak keras predikat ‘Malang Halal’ karena dinilai tidak mencerminkan nilai toleransi. Bahkan belakangan ini terpasang spanduk bertuliskan ‘Malang Tolerant City not Halal City’ di depan Balai Kota Malang.

Meski saat ini spanduk besar tersebut sudah hilang, ocehan masih bertebaran di media sosial dan menjadi pro kontra.

Menanggapi kehebohan ini, Sutiaji akhirnya angkat bicara dan menegaskan jika dirinya tidak menyatakan statement terkait Halal City.

“Yang saya bilang itu The Future Kota Malang dan salah satunya adalah Malang Halal, bukan Halal City,” ujar Sutiaji, Sabtu, 19 Februari 2022.

Menurut Sutiaji, Malang Halal adalah bagian dari The Future Kota Malang yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang tahun 2018 dan RPJMD perubahan tahun 2021. 

Selain Malang Halal, ada juga perwujudan lain dari The Future Kota Malang, diantaranya Malang City Heritage, Malang 4.0, Malang Creative, Malang Services dan Malang Nyaman. 

“Malang Halal itu konsep, Centere Halal Tourism. Jadi, salah satunya nanti akan ada satu pusat kuliner yang sudah dijamin kehalalannya. Sekali lagi Malang Halal, bukan Halal City,” jelas Sutiaji.

Wali Kota Malang juga meminta masyarakat memahami perbedaan antara halal dan syari. Dia berharap agar masyarakat tidak terjebak dengan isu SARA yang tengah berkembang saat ini.

“Jangan memperlebar diksi Malang Halal itu jadi Malang Syari, itu salah besar. Konsep ini nantinya akan lebih ke pengembangan destinasi wisata halal, hotel halal dan yang lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Sutiaji menyatakan jika wisata halal juga menjadi program prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Wisata halal ini menjadi jaminan produk halal untuk wisatawan, tidak hanya halal, tetapi juga aman dan sehat.

“Jadi nanti pembelinya tidak hanya kaum muslim tetapi juga non muslim. Janganlah ditarik-tarik ke arah SARA,” tandasnya.

Penulis: A.Ulul
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota malangMalang Halalwalikota malang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

Buya Yahya menjelaskan 9 hal yang membatalkan puasa menurut Mazhab Syafi’i

Puasa Arafah Hari Ini Bisa Hapus Dosa Setahun Lalu dan Akan Datang

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In