• Login
Bacaini.id
Saturday, April 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jembatan Berusia 40 Tahun di Nganjuk Roboh

ditulis oleh Editor
22 January 2022 18:02
Durasi baca: 2 menit
Penampakan jembatan tua yang roboh akibat hujan deras di Nganjuk. Foto: Bacaini/ Asep Bahar

Penampakan jembatan tua yang roboh akibat hujan deras di Nganjuk. Foto: Bacaini/ Asep Bahar

Bacaini.id, NGANJUK – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Mungkung dan Desa Setren, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk akhirnya roboh. Jembatan yang sudah retak sejak sekitar dua tahun yang lalu itu nyatanya tidak kunjung diperbaiki.

Jembatan sepanjang 20 meter ini roboh sepanjang 6,70 meter. Akibatnya, akses jalan bagi 2.200 KK warga Desa Mungkung dan 700 KK warga Desa Setren, sempat terganggu. Mereka terpaksa memutar jalan lainnya sejauh 7 Kilometer.

Kepala Desa (Kades) Mungkung, Dasar mengatakan, jembatan yang diperkirakan sudah berusia sekitar 40 tahun itu roboh setelah hujan lebat mengguyur desa setempat, Jumat, 21 Januari 2022 kemarin.

“Sebelumnya, kondisi jembatan sudah retak, mobil maupun truk tidak mungkin melintas,” kata Dasar saat ditemui Bacaini.id di lokasi jembatan ambrol, Sabtu, 22 Januari 2022.

Menurutnya, pada tahun 2018 perbaikan jembatan telah diajukan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Desa dan sudah dianggarkan. Namun karena pandemi Covid 19, dana tersebut sementara dialihkan.

“Sementara ini warga membuat sesek bambu dulu sambil menunggu pembangunan jembatan. Harapannya kalau bisa ya segera, karena jembatan ini akses vital warga dan menjadi jalur menuju lahan pertanian,” tandasnya.

Saat meninjau lokasi jembatan ambrol, Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono menyebutkan untuk jembatan tersebut sudah pernah dianggarkan dana sekitar 2 Miliar rupiah. Namun karena refocusing, pembangunan jembatan belum terealisasi.

“Melihat kondisi seperti ini, saya berharap pembangunan jembatan ini menjadi prioritas dan tidak direfocusing dengan alasan apapun,” ujarnya.

Dia juga mendukung Pemda Nganjuk melalui Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi untuk melaksanakan komitmennya sesuai dengan pembahasan anggaran, termasuk rencana pembangunan jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Rejoso tersebut.

“Saya akan ikut mengawal, semoga sesuai komitmen pembahasan anggaran, dua bulan lagi sudah bisa dilakukan pembangunan jembatan ini,” tandasnya.

Dihubungi secara terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Gunarto mengatakan telah menerjunkan personil BPBD ke lokasi untuk melakukan assesment.

“Hujan deras selama beberapa hari membuat debit air naik. Akibatnya penyangga dan sayap abutmen jembatan terkikis, kan otomatis goyang dan akhirnya roboh. Untuk hal ini kami juga telah melakukan kordinasi lintas sektoral untuk penanganan selanjutnya,” jelas Gunarto.

Penulis: Asep Bahar
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Panglima TNI dan purnawirawan di Kemenhan Jakarta

Menhan Sjafrie Bahas Konstitusi Bersama Panglima dan Purnawirawan TNI

Massa mahasiswa demo di DPRD Tulungagung menuntut pengusutan kasus OTT KPK

Golkar Klaim Sudah Ingatkan Gatut Sunu Sebelum OTT KPK di Tulungagung

Peta Selat Malaka yang menunjukkan jalur pelayaran strategis dunia, menghubungkan perdagangan internasional dan menjadi sorotan rivalitas Amerika Serikat dan China

Selat Malaka Memanas, Warisan Kerajaan Sriwijaya yang Jadi Arena Rivalitas AS–China

  • Jembatan Cangar Batu Mojokerto lokasi bunuh diri dan fenomena Werther Effect

    Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Larung Sembonyo Trenggalek 2026: Ribuan Warga Ikuti Ritual Syukur Nelayan Prigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In