• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

RSUD SLG Miliki Alat Operasi Katarak Canggih, Cukup 15 Menit Selesai

ditulis oleh
13 December 2021 18:14
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, KEDIRI – Katarak menjadi salah satu penyakit mata yang berbahaya. Penyakit ini menyerang lensa mata dan bisa menyebabkan kebutaan.

Secara medis katarak merupakan penyakit di mana lensa mata menjadi keruh atau berkabut hingga menyebabkan kualitas pandangan menurun. Menurut dokter spesialis mata RSUD Simpang Lima Gumul (SLG), dr. Risqi Wahyu, Sp.M, katarak pada umumnya terjadi pada usia lansia atau sekitar 50 tahun ke atas.

“Namun penyakit ini juga bisa terjadi pada bayi yang baru lahir, balita maupun orang dewasa. Tetapi kasusnya tidak banyak. Pada kelompok itu katarak terjadi karena faktor genetik atau sudah mengidap penyakit lain, misalnya diabetes dan terjadi infeksi di bagian mata,” kata dr. Risqi Wahyu, Sp.M, Senin, 13 Desember 2021.

Penyakit katarak kerap disepelekan karena tanpa disertai mata merah ataupun nyeri. Selain itu katarak ringan juga tidak bisa terdeteksi secara kasat mata, bahkan masih terlihat seperti mata sehat.

Hal itu yang menjadikan penyakit katarak perlu diantisipasi sejak dini. Jika dibiarkan tanpa penanganan akan semakin parah dan harus dilakukan tindakan operasi. Bahkan jika sudah kronis, operasi pun juga lebih sulit dan bisa berlanjut menjadi kebutaan.

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti cara mencegah terjadinya katarak. Namun bisa dihambat terutama dengan mengurangi paparan sinar ultraviolet.

Selain itu, dikenal pula pemakaian obat tetes mata yang mengandung unsur kortikosteroid dalam jangka panjang. “Katarak harus ditangani dengan cara operasi untuk membersihkan dan mengganti lensa mata sehingga mata bisa menjadi jernih dan kembali normal,” terang dr. Risqi.

RSUD SLG memiliki alat operasi katarak sesuai standar perhimpunan dokter spesialis, yakni Pacho Emulsifikasi. Alat tersebut sudah jauh lebih canggih jika dibandingkan cara lama atau manual.

Dengan teknik Pacho Emulsifikasi membersihkan katarak dengan potensi luka sayatan akibat operasi selebar 2,7 mm, lebih kecil daripada manual yang bisa mencapai lebih dari 6 mm.

Selain itu, durasi waktu operasi menggunakan teknik ini juga lebih cepat, hanya 15 menit. Begitu juga dengan masa pemulihan yang hanya 2-3 minggu. Sedangkan cara manual bisa memakan waktu pemulihan hampir satu bulan.

Bagi penderita katarak yang ingin melakukan operasi dengan cara cepat dan aman, bisa segera mengunjungi RSUD SLG. Selain operasi, dr. Risqi juga melayani pasien yang ingin konsultasi terkait dengan kesehatan mata.

Menariknya, biaya operasi katarak ini bisa ditanggung melalui BPJS dengan perlakuan dan tindakan medis yang sama. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

Tradisi Sinongkelan di Desa Prambon Trenggalek dengan pertunjukan Grebeg Sinokel

Tradisi Sinongkelan Trenggalek, Jejak Pelarian Susuhunan Paku Buwono II di Bedah Kartasura

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In