• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kantos Staf Presiden Kunjungi Peternak Kediri

ditulis oleh
6 October 2021 18:05
Durasi baca: 3 menit

Bacaini.id, KEDIRI – Kantor Staf Kepresidenan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri mengadakan kegiatan verifikasi lapang. Agenda kunjungan ini untuk menemui peternak ayam dan petani jagung di Kabupaten Kediri.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staff Kepresidenan, Profesor Bustanul Arifin berkunjung ke Kabupaten Kediri dalam rangka menjalankan program prioritas nasional dan isu strategis komoditi jagung pakan ternak, peternakan ayam pedaging dan ayam petelur.

Pertemuan bersama puluhan peternak ayam dan petani jagung dilakukan di Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan. Peternak mengeluhkan anjloknya harga telur dan mahalnya harga pakan utama, termasuk jagung. Sebaliknya, kondisi ini menjadi ladang rejeki bagi petani jagung.

“Verifikasi lapang ini kami lakukan atas perintah dari Presiden tiga hari yang lalu memberikan harga jagung untuk peternak senilai 4.500 rupiah, tetapi hasil diskusi tadi, harganya tetap 5.000 rupiah. Untuk itu kita coba diskusikan solusi yang memungkinkan,” kata Bustanul, Rabu, 6 Oktober 2021.

Melihat kondisinya, lanjutnya, solusi yang diambil seharusnya tidak menguntungkan dan juga tidak merugikan salah satu pihak. Misalnya harga jagung tetap dalam kisaran 5.000 rupiah sepanjang pupuk bagi petani tersedia secara baik.

“Dengan itu kerugian peternak bisa diminimalisir dan petani jagung pun masih dapat keuntungannya,” imbuhnya

Namun, persoalan lain juga terkait dengan harga telur yang saat ini berada di bawah biaya umum produksi. Menurutnya, harga telur dalam kisaran angka 15-16 ribu itu sudah termasuk di bawah. Bahkan ada kejadian harga telur hanya 13 ribu.

Ada dua opsi solusi yang dipaparkan Bustanul untuk memperkecil potensi kerugian bagi peternak. Pertama dengan memasukkan produksi telur untuk bantuan sosial berisikan protein. Kedua, dengan adanya penundaan pembayaran hutang bank bagi peternak.

“Dua opsi itu bisa dikatakan sebagai solusi tingkat nasional, kecuali nanti ada inisiatif sendiri dari pemda setempat,” ujarnya.

Kondisi ini memang lebih tidak menguntungkan bagi peternak. Tetapi, opsi solusi yang memungkinkan dari hasil diskusi bersama peternak dan petani jagung di Kabupaten Kediri tetap akan diakomodir dan mungkin bisa dikaji lebih lanjut.

“Kami memahami para peternak merugi, kami juga tidak ingin mereka lebih terpuruk lagi. Solusi tadi mungkin bisa sedikit meringkankan mereka agar ridak rugi-rugi amat lah,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Dede Sujana yang mendampingi tamu dari Kantor Staff Kepresidenan tersebut mengatakan kegiatan ini untuk memfasilitasi peternak ayam dan petani jagung.

Dede mengatakan aspirasi kedua belah pihak akan diakomodir dan dikaji lebih lanjut baik dari skala pemda maupun pemerintah pusat. Dalam hal ini dibutuhkan kebijakan tingkat nasional karena terkait dengan implementasi harga telur sesuai Permendagri.

“Secara teknis apa kami berupaya membantu kedua belah pihak. Misalnya dengan program PKH salah satunya mengadopsi produksi telur lokal. Kami masih mengkaji regulasinya apakah memungkinkan untuk kebijakan pemda atau pusat,” jelas Dede. (ADV)

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi hilal Ramadan 1447 H di langit Indonesia

Hilal Tak Terlihat di Indonesia, Muhammadiyah dan Pemerintah Berbeda Tanggal 1 Ramadan 1447 H

Ilustrasi Bea Cukai. foto: istimewa

Atur Jalur Impor di Kantor Bea Cukai

Pedagang bunga tabur di TPU Ngetal Trenggalek jelang Ramadan

Rezeki Nomplok Ramadan, Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek Raup Omzet hingga Rp700 Ribu Sehari

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In